Startup pertanian digital SawitPRO memperkenalkan program ekosistem sawit terintegrasi dalam acara Panen Emas Semester II 2025 yang digelar di Grandhika Lantai 3, Jalan Setiabudi (Dr Mansyur No.169), Medan Sunggal, Kamis malam (22/01/2026).
Program ini dirancang untuk menghubungkan petani, pemilik kebun, agen, hingga masyarakat umum dalam satu platform aplikasi yang menggunakan mekanisme berbasis target dan sistem poin. Vice President SawitPRO, Filbert Tanuwijaya, mengatakan skema tersebut ditujukan untuk mempercepat digitalisasi industri sawit sekaligus mendorong peningkatan produktivitas kebun.
Menurut Filbert, pencapaian target menjadi dasar perolehan poin dan manfaat bagi mitra. “Semakin tinggi target yang dicapai mitra, semakin besar poin dan manfaat yang diperoleh. Ini mendorong kinerja sekaligus memperkuat loyalitas,” ujarnya.
Selain menawarkan sistem insentif, SawitPRO juga menyediakan layanan berupa akses pupuk berkualitas dengan harga terjangkau, pendampingan teknis, promo khusus petani, serta dukungan ekonomi. Dalam skema layanan, masyarakat umum dapat mengakses layanan dasar, sementara fitur utama hanya tersedia bagi mitra resmi.
SawitPRO turut menghadirkan sistem loyalty management berbasis perangkat seluler agar petani di daerah terpencil tetap terhubung dengan pemasok, produsen pupuk, dan jaringan distribusi nasional. Pengembangan program dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital serta sosialisasi langsung ke kelompok tani dan komunitas kebun.
Filbert menyebut SawitPRO menargetkan pembangunan ekosistem pertanian modern yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, penguatan rantai pasok, dan daya saing sawit Indonesia di pasar global.