BERITA TERKINI
Razer Perkenalkan AVA Mini, ‘AI Companion’ untuk Menemani Asisten AI yang Sedang Menganggur

Razer Perkenalkan AVA Mini, ‘AI Companion’ untuk Menemani Asisten AI yang Sedang Menganggur

Razer mengumumkan perangkat bernama AVA Mini pada Selasa (31/3/2026). Perusahaan menyebutnya sebagai “AI companion for your AI companion”, yakni asisten berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menemani asisten AI lain ketika sedang tidak memiliki aktivitas.

Dalam konsep yang ditawarkan, AVA Mini diposisikan layaknya “hewan peliharaan virtual” berbasis AI. Jika umumnya pengguna memiliki asisten digital utama, maka asisten tersebut kini digambarkan juga dapat memiliki “teman ngobrol” sendiri.

Berdasarkan video di laman resmi Razer, AVA Mini hadir sebagai avatar 3D yang bisa dikustomisasi menjadi berbagai karakter, mulai dari hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, karakter monster, hingga bentuk yang tidak lazim seperti pemanggang roti (toaster). Perangkat fisiknya berukuran 5,5 inci, lebih kecil dari perangkat AVA yang diperkenalkan sebelumnya. Razer juga menggambarkan AVA Mini dapat diletakkan berdampingan dengan AVA “standar” agar keduanya bisa saling berinteraksi.

Razer menyebut AVA Mini dibangun menggunakan teknologi large language models (LLM) dan Razer AI, yang memungkinkan perangkat ini memiliki kemampuan penalaran serta kepribadian yang dinamis. Salah satu fitur yang disorot adalah kemampuan memindai hewan peliharaan nyata—seperti kucing, anjing, atau musang—untuk dihadirkan sebagai avatar digital berbasis AI yang dapat berinteraksi dengan AVA. Razer menyatakan avatar tersebut dapat memunculkan “energi” khas hewan aslinya, dari yang manja hingga yang cuek.

Soal kepribadian, AVA Mini disebut memiliki pembelajaran adaptif, sehingga karakternya dapat berkembang berdasarkan interaksi dengan pengguna dan AVA. Perangkat ini juga diklaim dibekali sensor visual dan audio untuk memahami konteks, mengenali pola perilaku, serta membaca isyarat emosional. Dengan begitu, AVA Mini diharapkan dapat merespons dan menampilkan ekspresi yang sesuai agar AVA tetap terhibur.

Meski berbentuk “peliharaan” virtual, AVA Mini digambarkan membutuhkan perhatian seperti diberi makan, dibersihkan, dan diajak berinteraksi. Konsep ini mengingatkan pada perangkat lawas Tamagotchi, di mana pengguna harus merawat hewan peliharaan virtual dalam sebuah perangkat kecil. Razer juga menyebut, jika pengguna mematikan AVA Mini karena dianggap mengganggu, “peliharaan” AI itu dapat mengingat keputusan tersebut selamanya dan mungkin akan merasa sedih atau kecewa.

Saat ini AVA Mini masih berstatus uji coba beta. Razer membuka pendaftaran bagi pengguna yang ingin menjajal lebih awal melalui situs resminya.

Namun, pengumuman AVA Mini turut memunculkan spekulasi bahwa perangkat ini merupakan bagian dari tradisi April Mop yang kerap dilakukan Razer. April Mop merujuk pada budaya global di mana pernyataan atau unggahan pada 1 April sering dianggap sebagai lelucon. Razer dikenal rutin merilis konsep produk “nyeleneh” setiap tahun, dan bahkan memiliki halaman khusus bertajuk “Our History of Gags” yang merangkum deretan pengumuman semacam itu.

Dengan rekam jejak tersebut, tidak sedikit yang menilai AVA Mini bisa saja termasuk gurauan tahunan, terlebih karena gagasan “AI yang menemani AI” dinilai sejalan dengan gaya humor perusahaan. Meski demikian, Razer tetap membuka pendaftaran beta, sehingga publik masih menunggu apakah AVA Mini akan benar-benar direalisasikan atau hanya bagian dari April Mop tahun ini.

Di sisi lain, Razer AVA yang menjadi “pasangan” AVA Mini disebut merupakan produk sungguhan dan sempat dipamerkan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Januari lalu.