Ramadan di desa terpencil kerap hadir dalam suasana yang lebih sunyi, namun tetap hangat. Gambaran itu dirasakan seorang pengajar di pondok berbasis pesantren di lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Magelang, yang menjalani rutinitas mengajar sekaligus mendampingi santri di tengah keterbatasan akses internet.
Setiap pagi, kabut tebal menyelimuti area kebun cabai dan hutan pinus. Kokok ayam mengiringi langkah santri menuju surau untuk melantunkan pujian. Rutinitas sahur pun berlangsung sederhana, ditandai denting gelas yang terdengar di sela-sela aktivitas dini hari.
Namun di balik ketenangan itu, ada persoalan yang dinilai berdampak langsung pada pendidikan: akses internet yang terbatas. Pengajar tersebut menyebut sinyal kerap hilang dan koneksi internet hanya muncul di titik-titik tertentu. Bahkan, untuk mengirim laporan administrasi sekolah, terkadang harus mencari lokasi dengan jaringan yang lebih stabil.
Ia menilai digitalisasi pendidikan di desa terpencil masih menjadi perjuangan panjang. Di satu sisi, pendidikan saat ini semakin terkait dengan teknologi, mulai dari referensi pembelajaran yang tersedia secara daring, pelatihan guru melalui webinar, hingga kurikulum yang terus berkembang mengikuti transformasi digital. Di sisi lain, kondisi di lereng Merbabu membuat perubahan itu terasa lebih lambat.
Menurutnya, para santri memiliki semangat belajar yang tinggi dan ingin mengenal dunia lebih luas. Mereka ingin membaca jurnal, menonton kajian ilmiah, hingga belajar coding sederhana. Akan tetapi, keterbatasan jaringan membuat proses belajar kerap terhenti. Saat sekolah lain mulai menerapkan administrasi digital dan pembelajaran berbasis platform, mereka masih bergantung pada metode konvensional.
Dalam refleksi Ramadan, ia memandang bulan ini semestinya menjadi momentum untuk memikirkan kesabaran, keadilan, dan kesempatan yang setara. Pertanyaan yang ia ajukan kemudian mengarah pada isu pemerataan: bagaimana membicarakan kesetaraan kesempatan jika akses internet di desa terpencil masih menjadi hal yang sulit didapat.