Pemerintah Pusat dan Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menata dan mengelola transportasi publik secara menyeluruh di kawasan Jabodetabek. Melalui PT MRT Jakarta (Perseroda), kolaborasi ini diwujudkan dengan pembentukan beberapa anak perusahaan yang fokus pada integrasi tarif, pengembangan kawasan transit, dan pengelolaan sistem transportasi terintegrasi.
PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ)
PT MITJ didirikan sebagai anak perusahaan PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan tujuan mengelola transportasi perkeretaapian terintegrasi dan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di wilayah Jabodetabek. Perusahaan ini berperan sebagai eksekutor integrasi transportasi publik di Jabodetabek, pengembang zona TOD terutama di kawasan yang beririsan dengan stasiun Kereta Commuter Indonesia (KCI), serta melakukan penataan dan pengawasan terhadap stasiun-stasiun tersebut.
PT MRT Jakarta memegang 51 persen saham PT MITJ, sementara PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki 49 persen. Perusahaan ini berlokasi di Lantai 3 Wisma Nusantara, Jalan MH Thamrin No. 59, dan berdiri berdasarkan arahan Presiden RI dalam rapat terbatas pada 8 Januari 2019. Pembentukannya ditindaklanjuti dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 136 Tahun 2019 serta perjanjian pemegang saham antara PT MRT Jakarta dan PT KAI, yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada 12 Februari 2020.
PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ)
PT ITJ merupakan anak perusahaan hasil kerja sama antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Transportasi Jakarta, dengan porsi saham 90 persen milik PT MRT Jakarta dan 10 persen milik PT Transportasi Jakarta. Perusahaan ini didirikan pada Oktober 2020 dengan fokus mengelola kawasan berorientasi transit dan memanfaatkan peluang peningkatan koefisien lantai bangunan (KLB) sebagai insentif dalam pembangunan TOD di sepanjang koridor MRT Jakarta.
PT ITJ bertugas melakukan validasi permohonan pelampauan KLB, analisis kelayakan, serta pemeriksaan uji tuntas terhadap pengembang yang mengajukan permohonan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan transit yang terintegrasi dan optimal.
PT JakLingko Indonesia
PT JakLingko Indonesia adalah anak perusahaan PT MRT Jakarta (Perseroda) yang berfokus pada pengelolaan dan pengusahaan integrasi tarif serta sistem pembayaran antarmoda di Jabodetabek. Moda transportasi yang dikelola secara terintegrasi meliputi MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jakarta, KAI Commuterline, serta Railink Bandara Soekarno-Hatta.
Perusahaan ini merupakan patungan antara PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PT Transportasi Jakarta, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. PT MITJ memiliki porsi saham 40 persen, sedangkan tiga perusahaan lainnya masing-masing memiliki 20 persen saham. Berkantor di Lantai 23 Wisma Nusantara, Jalan MH Thamrin No. 59, PT JakLingko Indonesia fokus pada pengembangan teknologi, sistem pembayaran, dan pengelolaan data besar (big data) di sektor transportasi Jabodetabek.