BERITA TERKINI
Prodi Manajemen UBSI Kampus Cibitung Dorong Mahasiswa Mengembangkan Startup dan UMKM Sejak Kuliah

Prodi Manajemen UBSI Kampus Cibitung Dorong Mahasiswa Mengembangkan Startup dan UMKM Sejak Kuliah

Di tengah berkembangnya ekonomi digital dan industri kreatif, peluang untuk merintis usaha sejak usia muda kian terbuka. Namun, tidak sedikit pelajar tingkat SMA, SMK, maupun MA yang masih kebingungan menentukan langkah awal untuk memulai bisnis. Keinginan berwirausaha pun kerap berhenti sebatas wacana, sementara kesuksesan orang lain hanya menjadi tontonan.

Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cibitung menempatkan diri sebagai ruang pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengasah potensi dan menyiapkan karier sejak kuliah. Melalui kurikulum yang dirancang relevan dengan kebutuhan zaman, fasilitas yang mendukung, serta pendekatan praktik, mahasiswa diarahkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengeksekusi ide menjadi bisnis rintisan atau UMKM yang berkelanjutan.

Di Prodi Manajemen UBSI kampus Cibitung, pembelajaran menekankan penerapan prinsip manajemen pada persoalan nyata. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, menganalisis tantangan di lapangan, dan menyusun solusi inovatif yang dapat diterjemahkan menjadi model bisnis yang menguntungkan. Pendekatan tersebut ditujukan agar lulusan tidak hanya siap bekerja sebagai operator di perusahaan, melainkan juga mampu menjadi inovator bisnis.

Selain pemahaman manajerial, mahasiswa juga dibekali keterampilan yang dapat digunakan lintas sektor, mulai dari kepemimpinan, analisis data, hingga strategi pengembangan bisnis digital. Bekal ini dinilai dapat membuka dua jalur sekaligus: mengisi posisi strategis di perusahaan atau membangun usaha sendiri.

Dari sisi prospek, lulusan Prodi Manajemen UBSI kampus Cibitung disebut memiliki pilihan karier yang beragam. Bagi yang berorientasi pada kewirausahaan, peluang membangun startup atau mentransformasi UMKM menjadi bisnis modern menjadi salah satu fokus. Sementara bagi yang tertarik pada analisis dan strategi, tersedia peluang berkarier sebagai analis, peneliti, maupun konsultan bisnis. Kemampuan manajerial dan pemecahan masalah juga diposisikan sebagai bekal untuk memasuki jenjang supervisi hingga manajer di berbagai industri.

UBSI kampus Cibitung menyebut diri sebagai Kampus Digital Kreatif dan telah berakreditasi Unggul. Dalam konteks pembelajaran manajemen, integrasi teknologi digital menjadi bagian dari materi dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari pengelolaan keuangan seperti arus kas, tetapi juga diarahkan memahami digitalisasi bisnis, digital marketing, serta pemanfaatan teknologi untuk riset pasar. Lingkungan ini dirancang agar mahasiswa terbiasa dengan dinamika bisnis modern melalui proyek-proyek yang aplikatif.

Untuk mendukung pengembangan startup sejak dini, Prodi Manajemen UBSI kampus Cibitung juga menekankan ekosistem kolaboratif lintas program studi. Mahasiswa dapat bekerja sama dengan rekan dari Prodi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, dan Ilmu Komunikasi untuk membentuk tim yang menggabungkan aspek manajemen, teknologi, dan strategi branding dalam satu proyek. Sejumlah pendekatan seperti inkubasi bisnis, studi kasus, serta mentoring dari praktisi disebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa berani mengambil risiko terukur dan membangun bisnis bahkan sebelum lulus.

Sementara itu, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI kampus Cibitung untuk periode September 2026 disebut sedang berlangsung. Pendaftaran Gelombang 2 dijadwalkan ditutup pada 8 April 2026 melalui aplikasi PMB UBSI atau laman https://pmbubsi.id/pmb. UBSI juga menyampaikan ketersediaan sejumlah skema beasiswa, di antaranya Beasiswa Jalur Undangan, Beasiswa Indonesia Juara, dan Beasiswa Talenta Digital.