Primakara University kembali menggelar Bali Startup Camp (BSC) 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem digital dan inovasi di Bali. Program berbentuk kamp intensif ini dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Januari 2026, dengan sasaran talenta lokal yang ingin merintis usaha digital bernilai tambah.
Ketua Panitia Bali Startup Camp 2026, Sasya Praditya Agnesia, menjelaskan bahwa BSC dirancang sebagai bootcamp intensif untuk membantu para founder muda mengembangkan ide bisnis hingga menjadi startup. Dalam program ini, peserta akan mendapatkan pendampingan mulai dari tahap pencarian ide (ideation), validasi pasar, pembuatan prototipe, hingga presentasi akhir (pitching).
“Bali Startup Camp dilandasi oleh komitmen Primakara University dalam memfasilitasi talenta lokal untuk merintis usaha digital. Program ini menjadi wadah pembelajaran praktis yang menghubungkan ide kreatif dengan mentor kompeten untuk mendukung lahirnya inovasi di era digital,” ujar Sasya.
Menurut Sasya, format “camp” dipilih karena dinilai memiliki keunggulan dibanding seminar biasa, terutama karena menekankan praktik langsung dan keterlibatan aktif peserta. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta ditargetkan mampu menyusun tim yang solid serta membentuk Minimum Viable Product (MVP) atau prototipe produk yang siap diuji ke pasar.
Untuk keberlanjutan program, peserta yang telah menyelesaikan rancangan bisnis di BSC akan diarahkan mengikuti Bali Startup Expo (BSE). Ajang tersebut diharapkan menjadi panggung bagi startup yang lahir dari BSC untuk mempromosikan produk kepada publik, sekaligus membuka akses ke bimbingan lanjutan maupun program inkubasi.
“Event BSC ini merupakan sebuah wadah agar mereka dapat merancang ide bisnis. Setelah event ini, mereka dapat mempresentasikan produk di Bali Startup Expo untuk mendapatkan ekosistem yang lebih besar,” tambahnya.
Melalui bimbingan mentor profesional di bidang teknologi dan kewirausahaan, program yang diinisiasi Primakara University ini diharapkan dapat melahirkan solusi digital inovatif yang mampu menjawab berbagai persoalan nyata di masyarakat.