Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan rencana perubahan status Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) ditujukan untuk mendorong pengembangan perusahaan agar menjadi lebih baik.
“Tentunya, Perseroda itu semata-mata untuk membuat PAM Jaya lebih bisa berkembang, termasuk untuk investasinya lebih baik. Dan pasti saya dan Pak Wagub memikirkan hal ini untuk kebaikan PAM Jaya. Tidak ada keinginan sama sekali membuat Perseroda itu menjadikan PAM Jaya tidak baik,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Selasa.
Menurut Pramono, saat ini tidak semua proyek harus didanai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, ia meyakini perubahan badan hukum PAM Jaya dari Perumda menjadi Perseroda dapat membawa dampak positif bagi perusahaan.
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna pada Senin (8/9), sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta menyatakan setuju terhadap rencana perubahan status badan hukum PAM Jaya, di antaranya PDI Perjuangan, Golkar, dan PKB. Fraksi NasDem juga menyatakan setuju, namun meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersikap transparan terkait perubahan tersebut.
Adapun fraksi yang menolak rencana itu adalah PAN dan PSI. Sementara fraksi yang meminta agar rencana tersebut dikaji ulang meliputi PKS, Gerindra, dan Demokrat-Perindo.
Menanggapi perbedaan pandangan di DPRD, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan bahwa perubahan bentuk badan hukum PAM Jaya menjadi Perseroda bertujuan memperkuat tata kelola, meningkatkan efisiensi, serta memperluas cakupan layanan air bersih secara adil dan berkelanjutan.
“Dalam pelaksanaannya, prinsip pelayanan publik tetap menjadi prioritas,” tegas Rano dalam rapat tersebut.
Rano juga menyatakan Pemprov DKI akan memberlakukan tarif air yang adil dan terjangkau, memperkuat respons pelanggan melalui call center dan aplikasi digital, serta menjaga mutu air sesuai standar kesehatan. “Semua langkah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.