MAGELANG — Polresta Magelang menggelar Training of Trainer (ToT) Program AI Ready ASEAN secara daring melalui Zoom Meeting di Aula Polresta Magelang, Sabtu (14/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia kepolisian di bidang teknologi.
Pelatihan tersebut diikuti Kapolresta Magelang, Kabag SDM Polresta Magelang, serta sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polresta Magelang. Program ini ditujukan untuk membekali anggota kepolisian dengan pemahaman mengenai teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin berkembang dan berpengaruh dalam berbagai sektor kehidupan.
Kabag SDM Polresta Magelang Kompol Andy Wasono menyampaikan, pelatihan merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi personel dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang kian pesat. “Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence,” ujarnya.
Ia menambahkan, ToT ini dirancang untuk melatih anggota kepolisian agar mampu menjadi master trainer di bidang AI. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta direncanakan memberikan edukasi kepada pelajar di wilayah hukum Polresta Magelang. “Sasaran saat ini adalah ToT untuk melatih calon-calon master trainer AI dari anggota Polresta. Program berikutnya mereka akan memperkenalkan kembali kepada anak-anak SMK dan SMA yang ada di wilayah Polresta Magelang,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaan pelatihan, Polresta Magelang menghadirkan sejumlah trainer dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), yakni Lidwina Hana, Arya Budi Sutopo, Fatma Yuka Desri, serta Wilsa Budhi Widi Astuti. Para narasumber menyampaikan materi mulai dari pemahaman dasar AI, pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, hingga cara menggunakan prompt dan berbagai tools AI yang saat ini banyak digunakan.
Peserta juga mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga privasi data dan etika dalam penggunaan teknologi digital. Materi tersebut ditekankan sebagai bekal agar pemanfaatan AI dapat dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab, serta tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
Selain paparan materi, kegiatan dilengkapi sesi diskusi interaktif, praktik penggunaan Learning Management System (LMS) AI Ready, serta pengisian post assessment untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Melalui Program Training of Trainer AI Ready ASEAN ini, Polresta Magelang berharap literasi teknologi di lingkungan kepolisian semakin meningkat sekaligus menjadi langkah awal untuk memperluas edukasi kecerdasan buatan kepada pelajar, khususnya siswa SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Magelang.