BERITA TERKINI
Persada (PADA) Perkuat Ekspansi lewat Kolaborasi Proyek Internet Nasional bersama WIFI Group

Persada (PADA) Perkuat Ekspansi lewat Kolaborasi Proyek Internet Nasional bersama WIFI Group

PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) atau Persada memperkuat ekspansi bisnis melalui kolaborasi strategis dengan grup PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten yang terkait dengan Hashim Djojohadikusumo. Kemitraan yang telah berjalan sejak akhir 2025 ini melibatkan dua anak usaha WIFI, yakni PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan internet nasional hingga ke berbagai wilayah, terutama melalui produk Starlite berbasis Fiber to the Home (FTTH) dan Internet Rakyat (IRA) berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA).

Direktur Utama Persada, Cahyanul Uswah, menyatakan kolaborasi ini tidak hanya ditujukan untuk memperluas operasi dan mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan, tetapi juga sebagai kontribusi Persada dalam percepatan digitalisasi dan pemerataan akses internet di Indonesia.

Dalam implementasinya, Persada bertanggung jawab menyediakan tenaga kerja, termasuk tim penjualan dan teknisi, untuk mendukung penjualan serta instalasi layanan FTTH. Perseroan juga menjalankan fungsi Project Management Office (PMO) guna mengelola mitra pembangunan dan tim penjualan selama proses instalasi ke pelanggan rumah tangga.

Selain itu, Persada menyiapkan tenaga administrator untuk memastikan kelengkapan dokumen, serta teknisi untuk verifikasi fisik dan pengecekan kualitas di lapangan. Peran lainnya mencakup pemeliharaan infrastruktur jaringan untuk layanan Starlite maupun IRA 5G FWA, serta penyediaan agen call center untuk menjaga kualitas pengalaman pelanggan tetap responsif dan terukur.

Persada juga ditunjuk sebagai distributor resmi penjualan Internet Rakyat (IRA) 5G FWA di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto di Jawa Timur, serta Kabupaten Bandung 1 di Jawa Barat.

Untuk memenuhi target kerja sama, Persada tengah merekrut sekitar 2.000 tenaga kerja yang sebagian besar merupakan teknisi FTTH sekaligus mendukung aktivitas promosi dan penjualan. Para tenaga kerja tersebut akan ditempatkan di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Dari sisi finansial, sinergi ini diproyeksikan memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan Perseroan melalui dua skema, yaitu pendapatan awal (initial revenue) dari aktivitas instalasi dan distribusi layanan, serta pendapatan berulang (recurring income) dari kontrak pemeliharaan berkelanjutan dan dukungan teknis jangka panjang.

Cahyanul menyebut keterlibatan Persada dalam proyek FTTH dan 5G FWA diharapkan memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan melalui kombinasi initial revenue dan recurring income jangka panjang. Ia juga menyatakan optimisme bahwa dukungan sumber daya manusia terlatih dan manajemen profesional dapat memperkokoh posisi Perseroan dalam penyediaan solusi jasa teknikal.