BERITA TERKINI
Penggunaan Gawai Berlebihan Dinilai Mengancam Kesehatan Mental Anak, Peran Orang Tua Ditekankan

Penggunaan Gawai Berlebihan Dinilai Mengancam Kesehatan Mental Anak, Peran Orang Tua Ditekankan

Perkembangan teknologi membuat informasi semakin mudah diakses, termasuk oleh anak-anak. Namun, akses internet yang tidak disertai pendampingan dinilai dapat mengganggu kesehatan mental anak, terutama ketika penggunaan gawai berlangsung berlebihan sejak usia dini.

Hal itu disampaikan Maria Florida Da Silva dari Tim AHS SMP IL Kapten Fatubaa. Ia menegaskan pentingnya kehadiran orang tua saat anak mengonsumsi konten digital. Menurutnya, tanpa pendampingan, kebebasan akses internet berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kondisi psikologis anak.

Maria menyoroti kebiasaan sebagian orang tua yang memberikan ponsel kepada anak, termasuk balita, agar anak diam ketika menangis. Kebiasaan ini dinilai dapat menciptakan pola buruk yang tertanam sejak dini dan berisiko mengganggu perkembangan anak.

Ia menjelaskan, anak yang terbiasa bermain gawai setiap hari dapat tumbuh menjadi pribadi yang kurang fokus pada lingkungan sosial di sekitarnya. Anak cenderung lebih peduli pada layar ponsel dan kurang mengenal orang-orang yang berada di dekatnya.

“Kecanduan gawai membuat anak merasa sangat asing ketika harus berinteraksi secara langsung,” ujarnya. Kondisi tersebut dinilai menjadi lebih fatal ketika orang tua sibuk bekerja dan membiarkan anak sendiri tanpa pengawasan.

Maria juga mengingatkan dampak jangka panjang ketika anak memasuki fase remaja. Ia menilai, anak yang terlalu sering menyendiri dengan teknologi dapat merasa kesepian di tengah keramaian dan kesulitan menyapa atau memulai pertemanan dengan orang baru. Akibatnya, kemampuan berkomunikasi secara nyata dapat menurun.

Ia berharap semua pihak dapat bergandengan tangan untuk menjaga masa depan anak, salah satunya dengan membatasi durasi penggunaan gawai setiap hari serta memastikan pendampingan orang tua ketika anak mengakses konten digital.