BERITA TERKINI
Peneliti di Jerman Tunjukkan Cara Membekukan Ponsel untuk Membuka Data Android Terenkripsi

Peneliti di Jerman Tunjukkan Cara Membekukan Ponsel untuk Membuka Data Android Terenkripsi

Beragam fitur keamanan tersedia di ponsel Android untuk melindungi data pribadi, mulai dari kata sandi, pola kunci, deteksi wajah, hingga enkripsi. Namun, sepasang peneliti di Jerman menunjukkan bahwa perlindungan tersebut masih bisa ditembus melalui metode yang tidak lazim: membekukan perangkat.

Metode ini diperagakan oleh Tilo Mueller dan Michael Spreitzenbarth, dua mahasiswa di Erlangen University, Jerman. Dalam pengujian mereka, sebuah ponsel Android dapat mengungkap data di dalamnya meski sudah diproteksi, setelah perangkat didinginkan pada suhu sangat rendah.

Eksperimen dilakukan menggunakan Galaxy Nexus yang menjalankan Jelly Bean. Ponsel tersebut dimasukkan ke dalam freezer bersuhu minus 15 derajat Celsius, dalam teknik yang mereka sebut Forensic Recovery of Scrambled Telephones (FROST).

Dari uji coba itu, keduanya mengklaim berhasil memulihkan sejumlah informasi, termasuk gambar, email, serta cache memori dari situs yang pernah dikunjungi pengguna. Data-data tersebut disebut telah dienkripsi, tetapi tetap dapat diungkap melalui pendekatan tersebut.

Teknik membekukan perangkat untuk menembus proteksi data sebenarnya bukan hal baru. Metode serupa pernah digunakan untuk menerobos sistem perlindungan data pada komputer pada 2008. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang sama juga dapat diterapkan pada smartphone.