BERITA TERKINI
Pemprov Kalteng Siapkan Perluasan Internet di Fasilitas Umum Desa, 2.080 Titik Diusulkan untuk 2026

Pemprov Kalteng Siapkan Perluasan Internet di Fasilitas Umum Desa, 2.080 Titik Diusulkan untuk 2026

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melanjutkan upaya pemerataan akses digital hingga ke wilayah terpencil, dengan menargetkan perluasan koneksi internet di daerah yang masih mengalami blank spot.

Setelah pada 2024 seluruh kantor desa berhasil terkoneksi secara daring, fokus pembangunan pada 2026 bergeser ke penyediaan internet di fasilitas umum desa. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, menyatakan penguatan jaringan internet menjadi salah satu prioritas Gubernur Kalteng untuk mendukung pelayanan publik di tingkat desa.

“Tahun 2026 ini Pak Gubernur mempersiapkan penguatan jaringan internet di fasilitas umum yang ada di desa. Terutama di daerah-daerah terjauh dan memang masih blank spot,” ujar Rangga, Minggu (29/3/2026).

Rangga menjelaskan, perluasan akses tidak lagi hanya menyasar kantor desa, tetapi juga fasilitas publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di antaranya puskesmas pembantu (Pustu) serta sekolah tingkat SD dan SMP yang masih mengalami keterbatasan akses komunikasi.

Berdasarkan usulan dari seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah, tercatat 2.080 titik diajukan untuk mendapatkan layanan internet. Saat ini, Pemprov Kalteng tengah melakukan verifikasi dan validasi lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Sifatnya fleksibel, yang penting bisa diakses publik. Karena ada desa yang tidak punya sekolah atau Pustu. Jadi fokus kita benar-benar ke daerah terjauh yang masih blank spot,” jelasnya.

Selain itu, Rangga menyebut masih terdapat sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah yang menghadapi tantangan geografis dan sulit dijangkau jaringan internet.