BERITA TERKINI
Pemprov Jateng Siapkan Aplikasi Perlindungan bagi Pengemudi Ojol Perempuan

Pemprov Jateng Siapkan Aplikasi Perlindungan bagi Pengemudi Ojol Perempuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan aplikasi perlindungan bagi perempuan yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). Rencana ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang, Sabtu.

Taj Yasin mengatakan, berdasarkan diskusi yang ia lakukan dengan komunitas pengemudi ojol perempuan, termasuk Komunitas Kebaya dari Purwokerto, kondisi di Jawa Tengah sejauh ini dinilai relatif aman. Meski demikian, Pemprov Jateng tetap menyiapkan langkah penguatan perlindungan melalui peluncuran aplikasi khusus.

Melalui aplikasi tersebut, pengemudi ojol disebut cukup menekan tombol yang terhubung dengan rukun tetangga (RT) di sekitar lokasi. Menurut Taj Yasin, mekanisme itu ditujukan untuk membantu melindungi pengemudi ojol perempuan dari perbuatan tidak menyenangkan saat menjalankan pekerjaan.

Ia menyebutkan, penerapan aplikasi perlindungan ini tidak hanya ditujukan untuk Kota Semarang, tetapi juga akan diperluas ke kota-kota lain di Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojol atas layanan yang selama ini diberikan kepada masyarakat. Ia mengaku kerap menggunakan jasa ojol, termasuk saat berkeliling dan bertemu para pengemudi yang tengah menunggu penumpang.

Menurutnya, keberadaan pengemudi ojol turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Pada masa libur Lebaran, ia berharap jumlah pesanan meningkat seiring kedatangan wisatawan.

Sementara itu, salah seorang pengemudi ojol perempuan, Dewi, menyambut baik rencana terobosan tersebut. Ia menuturkan pekerjaan pengemudi ojol kerap dipandang sebelah mata dan dinilai rentan terhadap kekerasan. Namun, selama tujuh tahun bekerja, ia mengaku belum pernah mengalami kekerasan fisik.

Dewi mengatakan pernah mengalami kekerasan verbal saat mengantar pelanggan dari Semarang ke Salatiga. Meski begitu, ia menilai dirinya tetap aman selama tidak memberi peluang terjadinya kekerasan yang lebih jauh. Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Jawa Tengah terhadap perlindungan perempuan.