Pemerintah Kota Bengkulu meresmikan aplikasi BerubekDok di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sukamerindu sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui inovasi. Aplikasi tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
BerubekDok dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, terutama kelompok lanjut usia (lansia). Melalui pemanfaatan teknologi ini, pasien dengan riwayat penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus tidak perlu datang langsung ke puskesmas hanya untuk mengambil obat rutin bulanan.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi inovasi yang dilakukan Puskesmas Sukamerindu. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kemajuan pelayanan publik di bidang kesehatan, namun ia mengingatkan agar kualitas pelayanan tatap muka tetap menjadi perhatian.
“Ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Namun akan lebih baik lagi jika pelayanan langsung kepada masyarakat juga terus diperbaiki,” ujar Dedy saat menghadiri peresmian di Puskesmas Sukamerindu, Jumat (17/04/2026).
Dedy berharap kehadiran aplikasi ini dapat membantu masyarakat, khususnya lansia, lebih disiplin menjalani pengobatan. Ia juga mengimbau pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin memeriksakan kondisi kesehatan, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta tetap aktif bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bengkulu mendorong seluruh puskesmas di wilayahnya untuk terus menciptakan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Dedy menegaskan inovasi tidak hanya terbatas pada pengembangan teknologi, melainkan juga dapat berupa pendekatan pelayanan yang lebih efektif dan humanis.
“Silakan seluruh puskesmas berlomba-lomba menghadirkan inovasi. Kota Bengkulu dikenal sebagai daerah yang inovatif, dan setiap tahunnya kita menerima penghargaan dari pemerintah pusat,” ujarnya.