BERITA TERKINI
Pemkot Bengkulu Imbau Orang Tua Batasi Penggunaan Gadget Anak Selama Libur Lebaran 2026

Pemkot Bengkulu Imbau Orang Tua Batasi Penggunaan Gadget Anak Selama Libur Lebaran 2026

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan imbauan kepada orang tua untuk membatasi durasi penggunaan internet anak selama masa libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah melindungi anak dari berbagai dampak negatif di ruang digital yang dinilai berpotensi meningkat saat waktu luang bertambah selama liburan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, mengatakan kebijakan itu merujuk pada Peraturan Kementerian Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang berfokus pada perlindungan anak di ruang siber.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Bengkulu tetap aman. Pembatasan ini bertujuan melindungi mereka dari paparan konten negatif, risiko perundungan siber (cyber bullying), hingga mencegah kecanduan gawai yang berlebihan,” ujar Nurlia.

Menurutnya, periode libur Lebaran kerap menjadi masa rawan karena pengawasan terhadap aktivitas digital anak cenderung melonggar. Tanpa pendampingan yang memadai, anak berisiko menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar tanpa kontrol terhadap konten yang diakses.

Dalam imbauannya, Pemkot Bengkulu menekankan sejumlah hal yang dapat dilakukan orang tua, antara lain memantau situs maupun aplikasi yang digunakan anak, mengarahkan anak pada aktivitas fisik serta kegiatan silaturahmi keluarga, dan membangun komunikasi dua arah terkait pengalaman anak di dunia digital.

Kebijakan tersebut disebut mendapat respons positif dari masyarakat dan praktisi pendidikan. Langkah preventif ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan mental serta stabilitas emosional anak di tengah derasnya arus informasi digital.

Pemkot Bengkulu berharap masa libur Lebaran dapat dimanfaatkan sebagai momen mempererat hubungan orang tua dan anak melalui interaksi langsung, bukan semata interaksi di dunia maya.