BERITA TERKINI
Pemko Pekanbaru Siapkan Program Tukar Sampah Jadi Uang Lewat Aplikasi

Pemko Pekanbaru Siapkan Program Tukar Sampah Jadi Uang Lewat Aplikasi

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan program penukaran sampah menjadi uang melalui aplikasi sebagai bagian dari upaya menata kota dan mendorong Pekanbaru menjadi kota hijau. Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang selama ini menjadi salah satu tantangan pemerintah kota.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan, program tersebut merupakan gagasannya untuk mengurangi volume sampah yang kerap muncul di berbagai sudut kota. Pemko berencana menjalankan program ini melalui kerja sama dengan Rekosistem, perusahaan teknologi pengelolaan sampah dan pemulihan material.

Melalui sistem ini, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah yang masih memiliki nilai ekonomi untuk kemudian dikonversi menjadi uang. “Ini salah satu upaya Pemko untuk mengatasi persoalan sampah yang terus timbul. Masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi juga bisa mendapatkan nilai ekonomi dari sampah tersebut,” ujar Agung.

Agung menjelaskan, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini perlu mengunduh aplikasi Rekosistem di ponsel pintar dan membuat akun. Setelah itu, pengguna dapat menukarkan sampah di lokasi drop point yang telah disediakan.

Menurut Agung, seluruh fasilitas dalam program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembiayaan disebut akan ditanggung pihak ketiga, yakni Rekosistem, dengan sistem yang berjalan secara digital dan terintegrasi. “Jadi sistemnya nanti berjalan secara digital dan terintegrasi,” katanya.

Selain menyediakan drop point, Rekosistem juga disebut akan menghadirkan tempat pengolahan sampah agar proses pengelolaan berjalan berbasis sistem dan lebih terintegrasi. Agung mengklaim program ini akan menjadi yang pertama di Sumatera yang menyediakan fasilitas penukaran sampah menjadi uang berbasis aplikasi dengan jaringan drop point di berbagai lokasi strategis.

Ia berharap kehadiran program tersebut mendorong warga lebih aktif memilah sampah dari rumah, sekaligus membantu menjaga kebersihan kota dan memberi manfaat ekonomi dari sampah yang dikumpulkan.

Adapun 10 lokasi drop point yang disiapkan adalah RTH Putri Kaca Mayang, area dekat Wisata Alam Mayang, area dekat Universitas Riau Kampus Panam, TRC Pekanbaru Aman 112, depan Ramayana STC, Mal Pelayanan Publik Pekanbaru, Stadion Utama Riau, taman dekat MPP, Pasar Pagi Panam, serta Simpang 4 Taman Rekreasi Rumbai.

Jenis sampah yang dapat ditukarkan meliputi plastik dan botol plastik, botol kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, hingga barang elektronik bekas. Nilai penukaran akan disesuaikan.