Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pemerataan akses internet bagi masyarakat melalui penyediaan WiFi publik di sejumlah titik strategis. Program ini ditujukan agar akses internet lebih terjangkau dan menjangkau kebutuhan warga hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kamis (26/3/2026), mengatakan setiap titik WiFi dirancang dapat melayani sekitar 100 hingga 500 pengguna. Fasilitas tersebut akan ditempatkan di ruang terbuka, pojok baca, lingkungan permukiman, serta sejumlah sekolah yang dinilai aman dan sesuai ketentuan.
Menurut Agung, keberadaan WiFi publik tidak hanya untuk menyediakan akses internet, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas literasi dan pelayanan publik.
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru memastikan penggunaan jaringan tetap terkontrol. Akses terhadap konten negatif, termasuk praktik judi daring dan aktivitas digital yang dinilai tidak produktif, akan dibatasi melalui pengawasan dan penyaringan.
Selain penyediaan WiFi, Pemko Pekanbaru juga berencana mengintegrasikan layanan ini dengan program pengaduan masyarakat “Lapor Pak Camat”. Melalui program tersebut, warga dapat berkomunikasi langsung dengan aparatur pemerintah, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Nomor kontak pejabat terkait akan dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan laporan, keluhan, maupun aspirasi dengan lebih mudah dan cepat. Pemko juga berencana melakukan survei berkala untuk memastikan efektivitas layanan.
Pemko Pekanbaru menargetkan setiap lingkungan RT dan RW memiliki titik akses WiFi. Dengan target tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi terkendala kuota internet ketika membutuhkan akses informasi maupun layanan digital.