BERITA TERKINI
Pemko Banda Aceh Siapkan Aplikasi “Usaha Teman” untuk Perkuat Pendataan, Kolaborasi, dan Akses Modal UMKM

Pemko Banda Aceh Siapkan Aplikasi “Usaha Teman” untuk Perkuat Pendataan, Kolaborasi, dan Akses Modal UMKM

Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan peluncuran aplikasi digital bernama “Usaha Teman” sebagai upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aplikasi ini dirancang untuk memperbaiki sistem pendataan pelaku usaha sekaligus membangun ekosistem kolaborasi antar-UMKM.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengatakan pemberdayaan UMKM selama ini kerap terkendala lemahnya akurasi data pelaku usaha di tingkat gampong. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat intervensi pemerintah tidak selalu tepat sasaran karena sulit memastikan siapa yang benar-benar membutuhkan bantuan, jenis usaha yang berkembang, serta pemetaan potensi ekonomi masyarakat secara cepat dan akurat.

Pernyataan itu disampaikan Afdhal kepada awak media usai penutupan BSI Ramadhan Fest 1447 H di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Minggu (15/3/2026).

Melalui “Usaha Teman”, Pemko Banda Aceh menargetkan peralihan dari pendataan manual yang dinilai lambat ke sistem digital yang memungkinkan pemetaan ekonomi tiap gampong secara lebih rinci. Afdhal menyebut aplikasi tersebut dapat menampilkan potensi UMKM di setiap gampong, mulai dari jenis produk unggulan, jumlah pelaku usaha, hingga jumlah tenaga kerja yang terserap.

Ia menegaskan, data yang terintegrasi dalam aplikasi itu akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program bantuan, pelatihan, dan dukungan akses pasar untuk UMKM di Banda Aceh.

Selain sebagai alat pendataan, “Usaha Teman” juga disiapkan sebagai ruang kolaborasi digital agar pelaku UMKM dapat saling terhubung, bertukar informasi, dan memanfaatkan sumber daya secara bersama. Afdhal menilai, konektivitas tersebut diharapkan memperkuat daya saing UMKM melalui kerja sama dan pertukaran peluang pasar.

Ia mencontohkan situasi yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketika banyak usaha musiman muncul namun menghadapi kendala tenaga kerja atau keterbatasan informasi. Menurutnya, aplikasi seperti “Usaha Teman” dapat membantu pelaku usaha saling terhubung untuk mengatasi kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut, Afdhal menyampaikan aplikasi itu juga diharapkan membuka peluang investasi dan pendanaan bagi UMKM. Salah satu fitur yang sedang dipertimbangkan adalah konsep crowdfunding atau penggalangan modal bersama untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor.

Menurut Afdhal, mekanisme tersebut dapat membantu investor melihat peluang usaha yang ingin didukung sekaligus mendorong ekosistem ekonomi lokal yang lebih dinamis dan transparan. Ia menambahkan, digitalisasi UMKM menjadi salah satu fokus Pemko Banda Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.