Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang kembali mengaktifkan aplikasi LRT (Lebaran Real Time) Sumedang untuk membantu pemantauan arus mudik Lebaran 2026 secara langsung. Aplikasi ini disiapkan agar pemudik yang melintasi wilayah Sumedang dapat memperoleh informasi terkini, termasuk kondisi lalu lintas di ruas Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu).
Pengaktifan kembali aplikasi tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau kesiapan Tol Cisumdawu di kantor Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Kamis (5/3/2026). Menurut Dony, LRT Sumedang dirancang sebagai pusat informasi terpadu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung, termasuk mengetahui titik kepadatan kendaraan di jalur yang melintasi wilayah Sumedang. Sistem di dalam aplikasi juga terhubung dengan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sejumlah titik, termasuk di jalan tol, sehingga pemudik dapat melihat situasi lalu lintas apakah lancar atau terjadi kemacetan.
Selain informasi lalu lintas, LRT Sumedang juga menyediakan data berbagai fasilitas layanan bagi pemudik. Informasi yang ditampilkan mencakup lokasi pos kesehatan, pos pengamanan, pusat kuliner, serta layanan masyarakat lainnya di sepanjang jalur mudik di Kabupaten Sumedang.
Dony menambahkan, aplikasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi Pemkab Sumedang, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Direktur Utama CKJT Agustinus menyatakan pihaknya menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik di Tol Cisumdawu. Pemantauan kondisi jalan dilakukan secara intensif melalui sistem CCTV yang terhubung ke pusat kendali operasional.
Agustinus juga mengingatkan pengendara agar tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama saat kondisi hujan. Ia menyebut genangan air di permukaan jalan dapat memicu risiko aquaplaning yang membahayakan keselamatan berkendara.
Untuk menunjang kebutuhan pemudik, sejumlah rest area di Tol Cisumdawu akan difungsikan selama periode mudik. Fasilitas yang tersedia meliputi toilet, mushola, layanan pengisian bahan bakar modular, serta kehadiran pelaku UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan bagi pengguna jalan.