BERITA TERKINI
Pemadaman Internet di Iran Berlanjut, Warga Gantungkan Rencana Pascaperang pada Situasi Politik

Pemadaman Internet di Iran Berlanjut, Warga Gantungkan Rencana Pascaperang pada Situasi Politik

Sejumlah warga Iran dilaporkan masih menghadapi pemadaman internet yang diberlakukan pemerintah di tengah konflik yang berlangsung. Meski akses jaringan dibatasi, sebagian warga tetap berupaya terhubung dengan cara membayar biaya tinggi demi bisa mengakses internet.

Dalam wawancara, beberapa warga mengatakan rencana mereka setelah perang sangat bergantung pada perkembangan politik di dalam negeri, terutama apakah pemerintahan Islamic Republic of Iran tetap berkuasa atau tidak.

Seorang pria berusia 30-an di Teheran menyebut keputusannya akan ditentukan oleh situasi tersebut. Ia mengatakan akan berupaya meninggalkan Iran jika pemerintahan tetap bertahan. Namun, apabila situasi berubah, ia mempertimbangkan untuk menunggu dan mungkin memulai usaha.

Pandangan serupa disampaikan seorang perempuan berusia 20-an di Teheran. Ia menyatakan ingin meninggalkan negara itu jika kondisi politik tidak berubah. Jika tidak ada perubahan dalam pemerintahan, ia akan berusaha keluar dari Iran. Namun bila situasinya berbeda, ia ingin bepergian sebagai hadiah untuk dirinya sendiri.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku merindukan hal-hal sederhana yang tidak bisa mereka lakukan selama perang. Seorang perempuan mengatakan ingin kembali mengunjungi perpustakaan favoritnya yang kini tutup akibat konflik.

Warga lainnya menyampaikan kerinduan pada aktivitas malam hari di Teheran. Ia ingin bisa kembali keluar hingga tengah malam dan duduk di kafe—hal yang menurutnya terdengar sederhana, namun sangat ia rindukan.