Pebblebee memperkenalkan produk terbaru bernama Pebblebee Halo, sebuah perangkat pelacak (tracker) yang dirancang tidak hanya untuk membantu menemukan barang seperti dompet atau tas, tetapi juga sebagai perangkat perlindungan diri dengan sejumlah fungsi tambahan.
Salah satu keunggulan Halo terletak pada dukungan ekosistem yang fleksibel. Perangkat ini kompatibel dengan Google Find Hub untuk Android dan iPhone Find My untuk iOS. Dari sisi desain, ukurannya disebut sedikit lebih besar dibanding Apple AirTag karena memuat baterai isi ulang yang dapat diisi melalui USB-C.
Selain fungsi pelacakan, Halo dilengkapi lampu LED yang dapat digunakan sebagai senter darurat. Lampu ini diklaim cukup terang untuk ukuran perangkat yang ringkas.
Fitur utama Halo berfokus pada aspek keamanan. Pengguna dapat mengaktifkan alarm dengan menarik bagian bawah perangkat dari gantungan magnetnya. Saat diaktifkan, Halo akan memicu sirene berkekuatan 130 dB dan lampu strobo dengan output cahaya hingga 150 lumen. Perangkat juga akan mengirimkan lokasi terkini pengguna secara otomatis kepada kontak darurat melalui aplikasi Pebblebee, dengan tujuan membantu mempercepat respons bantuan.
Dari sisi ketahanan, Halo dirancang kokoh dengan magnet gantungan yang kuat agar tidak mudah terlepas tanpa sengaja, misalnya saat berada di dalam tas. Namun, dalam situasi darurat, alarm tetap dapat diaktifkan dengan cepat, termasuk melalui opsi menekan tombol sebanyak lima kali.
Pebblebee Halo dipasarkan dengan harga USD 59,99, yang disebut setara sekitar Rp1 jutaan, dan sudah termasuk layanan premium selama satu tahun.