Banyak warga mencari cara menurunkan desil setelah bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya diterima mendadak tidak cair. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan perubahan data kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam sistem pemerintahan. Desil sendiri merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dari kelompok 1 sampai 10, dengan Desil 1 sebagai kelompok paling miskin dan Desil 10 sebagai kelompok paling sejahtera.
Pemerintah menggunakan pengelompokan desil untuk menentukan kelayakan penerima bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai/Program Sembako (BPNT). Namun, sebagian keluarga menilai desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi mereka saat ini. Untuk itu, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data, termasuk permohonan penurunan desil, melalui Aplikasi Cek Bansos.
Apa itu desil bansos
Desil merupakan metode untuk mengurutkan tingkat kesejahteraan masyarakat mulai Desil 1 (sangat miskin) hingga Desil 10 (sangat mampu). Pemerintah menggunakan metode ini untuk menilai kondisi sosial ekonomi secara lebih terstruktur. Sejumlah faktor yang disebut menjadi penentu desil antara lain penghasilan, kondisi tempat tinggal, dan kepemilikan harta.
Berikut daftar kelompok desil yang disebut dalam pengelompokan tersebut:
Desil 1: Sangat miskin
Desil 2: Miskin
Desil 3: Hampir miskin
Desil 4: Rentan miskin
Desil 5: Pas-pasan
Desil 6–10: Menengah ke atas (tidak diprioritaskan untuk bansos)
Cara mengajukan penurunan desil 2026 lewat Aplikasi Cek Bansos
Bagi warga yang ingin mengajukan pembaruan data untuk penurunan desil bansos 2026, permohonan dapat dilakukan secara daring melalui Aplikasi Cek Bansos di ponsel. Langkah-langkah yang dirangkum dari unggahan Instagram Dinsos Grobogan adalah sebagai berikut:
1. Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
2. Daftarkan diri di Aplikasi Cek Bansos.
3. Kirim permohonan pembaruan data, termasuk permohonan penurunan desil, melalui aplikasi.
4. Petugas Pendamping Sosial Kemensos akan melakukan pengecekan di lokasi.
5. Data yang diajukan melewati proses validasi bertahap oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
6. Badan Pusat Statistik (BPS) memproses data untuk menentukan kelayakan perubahan desil.
Perubahan kriteria desil DTSEN penerima bansos 2026
Selain mekanisme pembaruan data, terdapat penyesuaian kriteria desil penerima bansos pada 2026. Mengacu pada informasi Kompas.tv, pada triwulan pertama 2026 pemerintah mengubah kriteria desil DTSEN untuk program tertentu.
BPNT/Program Sembako
Untuk BPNT, penerima disebut hanya diizinkan berasal dari Desil 1 hingga Desil 4. Keluarga yang masuk Desil 5 tidak lagi mendapatkan bantuan, dan posisinya diisi oleh keluarga Desil 1–4 yang diusulkan oleh masyarakat.
PKH
Sementara itu, untuk PKH, kriteria penerima disebut tetap Desil 1 hingga Desil 4, dengan prioritas khusus bagi Desil 1. Program ini ditujukan bagi keluarga yang sangat membutuhkan, termasuk komponen penerima seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Dengan adanya fitur pembaruan data melalui Aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengajukan penyesuaian data kesejahteraan tanpa harus datang langsung ke dinas sosial, dengan tetap mengikuti proses verifikasi dan validasi yang berjalan.