Jakarta – Media sosial kini menjadi ruang yang menggabungkan kehidupan pribadi dan profesional, sehingga diperlukan pemahaman tentang etika dan etiket dalam bermedia sosial agar kedua ranah tersebut tidak tumpang tindih.
Richardus Eko Indrajit, Pakar Teknologi Informasi Indonesia yang juga lulusan Master of Computer Science dari Harvard University, menyoroti pentingnya batasan dalam aktivitas bermedia sosial. Ia menilai generasi muda kerap mengekspresikan diri tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain di sekitarnya.
"Pokoknya saya cerita mengenai saya. Kalau situ marah kok ikut, yang penting saya mengekspresikan diri saya. Kalau gak suka dilewati aja," ujar Prof Richard dalam Seminar Hibrida Keadaban Publik: Etika Komunikasi dalam Masyarakat Digital yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (16/12/2022). Pernyataan tersebut menggambarkan sikap yang cenderung berfokus pada diri sendiri tanpa memperhatikan apakah pendapat itu mengganggu orang lain atau tidak.
Etika dan Etiket Bermedia Sosial
Prof Richard menekankan agar pengguna media sosial, baik dalam ranah personal maupun profesional, mengajukan beberapa pertanyaan penting pada diri sendiri sebelum mengunggah konten. Hal ini bertujuan menciptakan pengalaman bermedia sosial yang aman dan nyaman.
Ranah Personal
- Apakah ini semua tentang saya?
- Apakah saya sedang mengintai (stalking) seseorang?
- Apakah saya mengirim spam kepada mereka?
- Apakah saya melampiaskan atau mengomel?
- Apakah saya bertanya sebelum menandai mereka dalam unggahan?
- Apakah saya membaca dengan cermat sebelum berkomentar atau berbagi?
- Apakah saya berterima kasih dan menunjukkan rasa hormat?
- Apakah ini media yang tepat untuk menyampaikan pesan?
- Apakah saya masuk ke akun yang benar?
Ranah Profesional
- Apakah unggahan ini memenuhi Kebijakan Media Sosial perusahaan?
- Apakah konten ini dapat merusak reputasi perusahaan saya?
- Apakah unggahan ini membantu pemasaran perusahaan saya?
- Apakah saya bersikap terbuka mengenai untuk siapa saya bekerja?
- Apakah saya bersikap adil dan akurat?
- Apakah saya bersikap hormat dan tidak menyebarkan kebencian?
- Apakah ini menghormati kekayaan intelektual?
- Apakah ini mengandung informasi rahasia?
Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut sebelum membagikan konten, pengguna media sosial diharapkan dapat mengekspresikan diri secara lebih bijaksana dan bertanggung jawab.