BERITA TERKINI
OpenAI Rilis GPT-5.4 dengan Konteks 1 Juta Token dan Varian Thinking serta Pro

OpenAI Rilis GPT-5.4 dengan Konteks 1 Juta Token dan Varian Thinking serta Pro

OpenAI resmi merilis GPT-5.4, model AI baru yang disebut sebagai “model perbatasan paling mumpuni dan efisien untuk pekerjaan profesional.” Peluncuran ini dilakukan kurang dari sepekan setelah OpenAI memperkenalkan GPT-5.3 Instant.

GPT-5.4 hadir dalam beberapa pilihan, yakni versi standar, dua varian model penalaran bernama GPT-5.4 Thinking, serta versi yang dioptimalkan untuk kinerja tinggi, GPT-5.4 Pro. Untuk penggunaan melalui API, OpenAI menyatakan model ini akan tersedia dengan jendela konteks hingga 1 juta token, yang disebut menjadi kapasitas terbesar yang pernah disediakan perusahaan tersebut.

Selain menambah kapasitas konteks, OpenAI menekankan peningkatan efisiensi penggunaan token. Perusahaan menyebut GPT-5.4 dapat menyelesaikan tugas yang sama dengan jumlah token jauh lebih sedikit dibandingkan model sebelumnya.

Dari sisi performa, OpenAI menyatakan GPT-5.4 mencatat peningkatan pada berbagai uji benchmark. Model ini disebut meraih skor tertinggi pada tolok ukur penggunaan komputer OSWorld-Verified dan WebArena Verified. GPT-5.4 juga mencatat skor 83 persen pada tes GDPval milik OpenAI yang digunakan untuk mengukur kemampuan menyelesaikan tugas berbasis pengetahuan.

Di luar penilaian internal OpenAI, CEO Mercor Brendan Foody menyebut GPT-5.4 memimpin tolok ukur APEX-Agents Mercor yang dirancang untuk menguji keterampilan profesional di bidang hukum dan keuangan. Foody mengatakan model tersebut unggul dalam menghasilkan keluaran kerja jangka panjang seperti presentasi slide, model keuangan, dan analisis hukum, sekaligus berjalan lebih cepat dan berbiaya lebih rendah dibandingkan model terdepan pesaing, sebagaimana dikutip dari Techcrunch, Minggu (8/3/2026).

OpenAI juga menyatakan berupaya menekan tingkat halusinasi dan kesalahan fakta. Menurut perusahaan, GPT-5.4 memiliki kemungkinan 33 persen lebih rendah dalam menghasilkan klaim individu yang keliru dibandingkan GPT-5.2. Selain itu, respons model disebut 18 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami kesalahan.

Seiring peluncuran ini, OpenAI memperbarui cara API GPT-5.4 mengelola pemanggilan alat melalui sistem baru bernama Pencarian Alat. Sebelumnya, perintah sistem harus memuat definisi seluruh alat yang tersedia setiap kali model dipanggil, yang dapat menghabiskan banyak token terutama ketika jumlah alat bertambah. Dengan Pencarian Alat, model akan mencari definisi alat saat diperlukan, sehingga permintaan disebut lebih cepat dan lebih efisien dari sisi biaya, terutama untuk sistem yang menggunakan banyak alat.

Di aspek keamanan, OpenAI turut melakukan evaluasi baru untuk menguji rantai pemikiran (chain-of-thought), yakni komentar langkah demi langkah yang dihasilkan model untuk menunjukkan proses penalarannya saat menyelesaikan tugas multi-langkah. Para peneliti keamanan AI telah lama mengkhawatirkan model penalaran dapat keliru dalam menggambarkan rantai pemikirannya, dan hasil pengujian menunjukkan hal tersebut dapat terjadi dalam kondisi tertentu.