BERITA TERKINI
OpenAI Pimpin Daftar Startup Paling Bernilai 2025, Valuasi Tembus US$500 Miliar

OpenAI Pimpin Daftar Startup Paling Bernilai 2025, Valuasi Tembus US$500 Miliar

OpenAI menjadi startup paling bernilai di dunia pada 2025, didorong lonjakan popularitas ChatGPT. Berdasarkan data Crunchbase yang dirilis pada 6 Oktober 2025, perusahaan ini menempati posisi teratas dalam daftar startup berstatus unicorn paling bernilai, mengungguli SpaceX, ByteDance, dan Anthropic.

Menurut Statista, OpenAI meraih posisi puncak setelah terjadi penjualan saham senilai US$6,6 miliar yang dimiliki oleh karyawan saat ini dan mantan karyawan. Setelah transaksi tersebut, valuasi pasar (market value) OpenAI tercatat mencapai US$500 miliar, yang disebut sebagai nilai tertinggi yang pernah dicapai perusahaan milik privat.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa hasil penjualan saham diberikan kepada pemegang saham individu, bukan masuk ke perusahaan. Dana dari transaksi itu disebut dimanfaatkan OpenAI untuk mendanai berbagai aktivitas pengembangan perusahaan.

Sebelum penjualan saham tersebut, OpenAI juga disebut telah mengumpulkan pendanaan tambahan sebesar US$40 miliar pada tahun yang sama, yang mendorong valuasi perusahaan mencapai US$300 miliar. Dari jumlah itu, konglomerat Jepang SoftBank menyumbang US$30 miliar.

SoftBank juga tercatat termasuk di antara pembeli dalam penjualan saham OpenAI terbaru, bersama investor sebelumnya seperti Thrive Capital dan Dragoneer Investment Group.

Berikut daftar startup paling bernilai pada 2025 berdasarkan data yang dikutip:

1) OpenAI — US$500 miliar — Software/AI — Amerika Serikat
2) SpaceX — US$400 miliar — Penerbangan antariksa — Amerika Serikat
3) ByteDance — US$220 miliar — Media & Hiburan — China
4) Anthropic — US$183 miliar — Software/AI — Amerika Serikat
5) Ant Group — US$150 miliar — Fintech — China
6) Reliance Retail — US$100 miliar — Ritel — India
7) Databricks — US$100 miliar — Software/AI — Amerika Serikat
8) Stripe — US$92 miliar — Fintech — Amerika Serikat

Selain OpenAI di posisi puncak, sektor kecerdasan buatan juga diwakili oleh Anthropic dan Databricks yang masuk jajaran teratas. Sementara itu, ByteDance masih menjadi wakil terbesar dari China dalam daftar tersebut, dengan TikTok disebut sebagai ujung tombak pertumbuhannya.

Di sisi lain, SpaceX menjadi salah satu perusahaan yang menonjol dalam daftar karena bergerak di layanan penerbangan roket dengan persaingan yang relatif terbatas. Namun, menurut catatan yang sama, valuasi SpaceX tetap berada di bawah OpenAI pada 2025.