Telkomsel menggelar NextDev Summit ke-10 di Jakarta pada 8 Mei 2025 sebagai puncak program Corporate Social Responsibility (CSR) NextDev. Mengusung tema “AI for Empowering Generations”, kegiatan ini menjadi wadah bagi startup tahap awal dan pelaku ekosistem digital untuk mengembangkan inovasi yang ditujukan menjawab tantangan sosial dan ekonomi.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, serta Head of Economics and Social Affairs British Embassy Jakarta Samuel Hayes.
Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono, mengatakan NextDev mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI) bagi startup digital. Ia menilai AI dapat menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi berkelanjutan, sekaligus membuka peluang bagi generasi inovator muda untuk menghadirkan solusi berdampak positif di tingkat lokal maupun global.
NextDev Summit menjadi puncak rangkaian program yang meliputi NextDev Talent Scouting, NextDev Academy, dan Final Pitching. Pada tahap akhir, sepuluh startup finalis dari tiga kategori mendapat kesempatan menampilkan solusi inovatifnya.
Di kategori Productivity Enhancement, finalis yang tampil adalah eHealth, Luar Kampus, dan On Journey. Pada kategori Emerging Technologies, terdapat EON Energy, KendAli, Molca, dan Satuplatform. Sementara kategori Digital Lifestyle diisi Boonda, difotoin.id, dan GoDentist. Para finalis berasal dari berbagai daerah, seperti Bandung, Pontianak, Bali, Surabaya, Jakarta, Malang, dan Makassar.
Pemanfaatan AI menjadi sorotan utama dalam rangkaian NextDev Summit ke-10. Hal ini tercermin dari dua sesi talkshow bersama pakar teknologi digital, yakni “AI-Driven Startups: Innovate, Scale, and Lead” serta “Funding the Future: Smart Investments in AI & Tech Startups”.
Melalui NextDev, Telkomsel menyatakan ingin membuka peluang bagi startup lokal untuk mengembangkan solusi berbasis AI yang berdampak langsung pada kemajuan sektor kreatif dan digital Indonesia. Inisiatif ini juga disebut sejalan dengan strategi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam mendorong percepatan ekonomi digital nasional berbasis AI, dengan lima prioritas: layanan kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan talenta, pengembangan kota pintar, dan keamanan pangan.
Pada akhir Final Pitching NextDev Summit 2025, startup LuarKampus asal Pontianak yang menawarkan platform berbasis AI untuk membantu pelajar mencari beasiswa luar negeri meraih predikat Best of The Best NextDev Startup 2025. Startup SATUPLATFORM asal Jakarta menjadi runner-up dengan solusi platform all-in-one untuk manajemen ESG, karbon, dan sustainability report. Sementara MOLCA dari Surabaya menempati posisi third winner berkat solusi digital twin dan AR/VR berbasis AI untuk industri manufaktur dan konstruksi.
CEO dan Founder LuarKampus, Syekh Arpi Ageng, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan NextDev ke-10 yang dinilai berkontribusi pada perkembangan awal LuarKampus. Ia juga menyebut tema “AI for Empowering Generations” dalam sesi expert talk memberi insight penting bagi pengembangan fitur, serta berharap LuarKampus dapat melangkah ke tingkat internasional dan memperluas akses beasiswa bagi lebih banyak masyarakat.
NextDev merupakan bagian dari peta jalan ekosistem inovasi digital Telkomsel yang juga mencakup IndonesiaNEXT (digital talent accelerator), TINC (corporate accelerator), Telkomsel Ventures (corporate venture capital), dan INDICO (digital business portfolio holding & platform company). Telkomsel menyatakan peta jalan ini ditujukan untuk mengembangkan inovasi bersama para pemangku kepentingan guna mendukung pertumbuhan ekosistem digital dan ekonomi Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.