Otoritas Regulasi Komunikasi Namibia (Cran) menolak permohonan lisensi Starlink, layanan internet satelit milik Elon Musk, untuk beroperasi di Namibia. Alasan penolakan tersebut tidak diungkapkan.
Dalam pengumumannya, Cran mencatat bahwa anak perusahaan Starlink di Namibia tidak memiliki kepemilikan lokal. Hingga kini, Starlink belum memberikan komentar terkait keputusan tersebut.
Menurut laporan BBC pada Rabu (25/3/2026), Starlink telah beroperasi di sekitar 25 negara di Afrika. Namun, perusahaan itu juga menghadapi tantangan regulasi di sejumlah negara lain, termasuk Afrika Selatan, di mana aturan kepemilikan turut menjadi hambatan bagi masuknya layanan tersebut.