Meta memperketat sistem proteksi untuk akun Instagram milik pengguna berusia 16 tahun ke bawah. Dalam kebijakan terbaru ini, pengguna anak dan remaja tidak lagi dapat menyaksikan siaran langsung (live) di Instagram tanpa persetujuan orang tua.
Meta menyatakan remaja di bawah 16 tahun memerlukan izin orang tua untuk mengubah pengaturan terkait pembatasan tersebut. Pernyataan itu disampaikan perusahaan melalui blog resmi, dikutip pada Jumat, 11 April 2025.
Langkah ini melanjutkan penerapan Teen Accounts yang diperkenalkan sejak September 2024. Sistem akun khusus remaja itu dirancang untuk membatasi interaksi pengguna usia remaja sekaligus memberi ruang kontrol yang lebih besar bagi orang tua.
Menurut Meta, sekitar 97 persen pengguna Instagram berusia 13–15 tahun telah mengikuti batasan yang diberlakukan. Akun remaja disebut memperkuat filter komunikasi dan menyaring konten yang dapat ditonton.
Meta juga menyatakan proteksi tambahan di Instagram akan diperluas ke aplikasi lain dalam naungannya, yakni Facebook dan Messenger. Perusahaan menyebut perluasan ini ditujukan untuk memberikan ketenangan bagi orang tua.
Di fitur pesan langsung atau direct message (DM), Meta menambahkan pembatasan yang berkaitan dengan Instagram Live. Pengguna disebut tidak akan bisa melihat gambar tidak senonoh, seperti gambar telanjang, yang terkirim ke pesan pribadi.
Meta menyebut fitur terbaru itu akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang. Pada tahap awal, perusahaan meluncurkan Teen Accounts untuk Facebook dan Messenger bagi remaja di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada, serta menyatakan akan menghadirkan pengalaman serupa di wilayah lain.
Berdasarkan data Meta, terdapat 54 juta pengguna Teen Accounts di seluruh dunia hingga September 2024. Pada akun khusus remaja ini, notifikasi dibatasi hanya pada malam hari. Selain itu, pengguna juga menerima pengingat untuk menutup aplikasi setelah 60 menit. Pesan yang dapat masuk dibatasi hanya dari akun yang diikuti pengguna serta akun pengikutnya.