BERITA TERKINI
Meta Perkenalkan Muse Spark, Model AI Pertama dari Superintelligence Labs

Meta Perkenalkan Muse Spark, Model AI Pertama dari Superintelligence Labs

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan peluncuran Muse Spark, model kecerdasan buatan (AI) pertama yang dirilis perusahaan melalui Meta Superintelligence Labs. Tim khusus ini dibentuk untuk mengembangkan AI dan mengejar ketertinggalan Meta dari para kompetitor.

Melalui unggahan di akun Facebook-nya, Zuckerberg menyatakan Muse Spark sudah tersedia dan mendukung versi terbaru Meta AI. Model ini dapat diakses secara online melalui situs meta.ai maupun lewat aplikasi Meta AI.

“Hari ini, kami berbagi pencapaian pertama kami, Muse, model keluarga terbaru kami. Spark, menjadi model pertama di keluarga Muse, yang bisa kalian coba hari ini,” tulis Zuckerberg pada Rabu (8/4/2026) waktu Amerika Serikat.

Meta menyebut Muse Spark sebagai langkah awal dalam pengembangan AI perusahaan ke depan. Model ini dirancang untuk membantu kebutuhan sehari-hari pengguna, mulai dari pemahaman visual, kesehatan, belanja, hingga pembuatan konten media sosial.

Ke depan, Meta menargetkan pengembangan AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat bertindak sebagai agen yang menjalankan berbagai tugas untuk pengguna. Dalam penjelasan di situs resminya, Meta menyebut Muse Spark sebagai “model penalaran multimodal bawaan” yang mendukung penggunaan alat, rantai pemikiran visual, serta pendekatan multi-agen. Meta juga menyebutnya sebagai produk pertama dari perombakan total strategi AI mereka.

Peluncuran Muse Spark turut dikaitkan dengan ambisi Meta membangun “kecerdasan super pribadi” (personal superintelligence). Konsep ini pertama kali disampaikan Zuckerberg pada Juli 2025, dengan tujuan menghadirkan AI yang membantu individu mencapai tujuannya, bukan dikendalikan secara terpusat.

Selain Muse Spark, Meta juga menyiapkan jajaran model lain dalam keluarga Muse series, termasuk rencana menghadirkan model open-source yang dapat diakses publik.

Klaim performa di sejumlah benchmark

Meta turut merilis hasil uji Muse Spark pada beberapa benchmark populer, seperti Humanity’s Last Exam (HLE), ARC AGI 2, dan GPQA Diamond. Hasil yang dipublikasikan bervariasi: dalam beberapa aspek Muse Spark diklaim mampu melampaui model lain seperti Claude Opus, Gemini, GPT, dan Grok. Namun, hasil tersebut belum diverifikasi secara independen.

Dalam beberapa kondisi, Muse Spark disebut unggul pada aspek pemahaman tertentu. Namun, untuk pengujian pemahaman visual multimodal, skornya dilaporkan masih berada di bawah GPT 5.4. Meta juga mengklaim Muse Spark dapat bersaing dengan Gemini Deep Think dan GPT Pro dalam tes penalaran.

Untuk memperkuat kemampuan penalaran, Meta memperkenalkan mode “Contemplating” pada Muse Spark yang diklaim dapat mengatur beberapa agen agar melakukan penalaran secara paralel.

Cara mengakses Muse Spark

Muse Spark sudah tersedia secara online. Pengguna desktop dapat mengaksesnya melalui meta.ai, sementara pengguna ponsel dapat mencobanya lewat aplikasi Meta AI. Meta juga membuka kesempatan bagi pengguna terpilih untuk mengakses pratinjau API pribadi Muse Spark.

Meski sudah diluncurkan, Meta menyatakan rilis Muse Spark akan dilakukan bertahap dan belum mengungkap jadwal peluncuran lengkapnya. Di situs meta.ai, tampilan chatbot disebut serupa dengan layanan seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini. Namun, pengguna perlu login untuk dapat berinteraksi penuh. Pengguna tanpa login memiliki akses terbatas dan tidak dapat memilih model AI sesuai konteks pertanyaan.

Restrukturisasi tim dan investasi AI

Meta sebelumnya melakukan perekrutan besar-besaran dengan menarik lebih dari 50 peneliti dari perusahaan pesaing seperti OpenAI, Anthropic, dan Google, serta menunjuk Alexandr Wang untuk memimpin tim khusus. Setelah itu, perusahaan menghentikan perekrutan dan merestrukturisasi tim menjadi empat unit yang lebih kecil: penelitian, pengembangan kecerdasan super, produk, dan infrastruktur.

Zuckerberg menyebut pendekatan tim kecil dinilai lebih efektif untuk menghasilkan inovasi AI. Peluncuran Muse Spark menjadi produk pertama dari investasi besar Meta di bidang AI. Perusahaan diketahui mengalokasikan dana hingga 72 miliar dollar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat hingga 135 miliar dollar AS pada 2026.