BERITA TERKINI
Menkomdigi Sebut Tech Winter Terjadi Secara Global, Startup Indonesia Diminta Tetap Optimistis

Menkomdigi Sebut Tech Winter Terjadi Secara Global, Startup Indonesia Diminta Tetap Optimistis

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan fenomena musim dingin teknologi (tech winter) sedang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut dia, kondisi tersebut turut menghadirkan tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam meyakinkan perusahaan rintisan (startup) di Tanah Air.

“Musim dingin teknologi [tech winter] tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Di Indonesia, kami menghadapi tantangan untuk meyakinkan startup kami,” kata Meutya kepada awak media di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Meski demikian, Meutya menyampaikan keyakinannya bahwa startup Indonesia masih memiliki peluang untuk terus berkembang ke depan. Ia menilai ekonomi digital Indonesia masih bertumbuh dan bergerak cepat.

Meutya merujuk data tahun 2024 yang menyebut nilai ekonomi digital Indonesia mencapai US$90 juta atau setara Rp1,4 triliun, dengan asumsi kurs Rp16.579 per dolar AS. Ia menyebut angka tersebut besar dan menilai pencapaiannya bisa dipercepat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor dari luar negeri.

“Angka tersebut sangat besar dan kami sangat yakin dapat mempercepat pencapaian angka tersebut dengan berkolaborasi dengan banyak pihak, termasuk investor dari luar Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Riset Bidang Jasa Keuangan, Ekonomi Digital dan Syariah Center of Reform on Economics (CORE) Etika Karyani menilai tata kelola selama ini bukan menjadi prioritas startup lokal Indonesia. Ia memandang fokus utama banyak startup lebih tertuju pada pertumbuhan.