MADINAH—Jemaah haji dari seluruh dunia yang ingin memasuki Rawdah di Masjid Nabawi kini diwajibkan menggunakan aplikasi Nusuk. Kebijakan ini diterapkan seiring pengetatan pengaturan akses oleh otoritas Arab Saudi untuk menjaga ketertiban dan kelancaran kunjungan.
Rawdah, yang dikenal sebagai “Taman Surga” (Riyadhul Jannah), menjadi salah satu area yang banyak didatangi jemaah karena diyakini sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa. Lokasinya berada di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar beliau, serta ditandai dengan karpet berwarna hijau.
Pemerintah Arab Saudi menetapkan pendaftaran masuk Rawdah dilakukan melalui aplikasi Nusuk, yang dapat diunduh di Play Store maupun Apple Store. Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, menjelaskan tahapan yang perlu diikuti jemaah Indonesia.
Pertama, jemaah diminta mengunduh dan mendaftar di aplikasi Nusuk (sebelumnya bernama Eatmarna). Proses pendaftaran dilakukan dengan memasukkan nomor paspor, visa haji, dan tanggal lahir.
Kedua, jemaah perlu melakukan pemesanan izin (permit) dengan memilih menu “Praying in Noble Rawdah”, kemudian menentukan tanggal dan jam yang tersedia, lalu mengonfirmasi pilihan tersebut.
Adapun akses masuk ke Rawdah dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Jemaah laki-laki diarahkan masuk melalui Pintu 37, sedangkan jemaah perempuan melalui Pintu 25.