BERITA TERKINI
Mahasiswa Statistika dan Sains Data Didorong Menggali Insight dari Data Sampel BPJS Kesehatan

Mahasiswa Statistika dan Sains Data Didorong Menggali Insight dari Data Sampel BPJS Kesehatan

Program Studi (Prodi) Statistika dan Sains Data, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan dosen tamu dari BPJS Kesehatan untuk menantang mahasiswa membedah data sampel layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dosen tamu tersebut adalah Asisten Deputi Bidang Valuasi Aktuaria BPJS Kesehatan, apt Antokalina SV, SSi, AAAK, MBA, CHIA, CFP.

Koordinator mata kuliah, Dr Anik Djuraidah, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perkuliahan di Prodi Statistika dan Sains Data. Sepanjang semester, mahasiswa didorong untuk menggali informasi, memperoleh insight, serta merumuskan rekomendasi berdasarkan data yang tersedia.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari penyelenggaraan mata kuliah di Prodi Statistika dan Sains Data. Sepanjang semester, mahasiswa ditantang untuk menggali informasi, memperoleh insight dan merumuskan rekomendasi berdasarkan data yang tersedia. Salah satu kasus yang digunakan adalah data sampel BPJS Kesehatan ini,” kata Anik.

Akses publik data sampel JKN

BPJS Kesehatan, menurut Anik, sejak 2018 telah memberikan akses kepada publik terhadap data peserta dan layanan JKN. Data tersebut merupakan data sampel yang diambil dari basis data pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rujukan.

Hingga 2022, data sampel yang dibagikan mencapai lebih dari dua juta peserta. Dalam informasi yang disampaikan, angka tersebut disebut sebagai data layanan jaminan kesehatan paling besar yang tersedia di dunia.

Dataset kontekstual: diabetes melitus dan tuberkulosis

Selain data peserta secara umum, BPJS Kesehatan juga membagikan dua jenis data sampel kontekstual, yaitu data penderita diabetes melitus dan tuberkulosis. Dataset ini dinilai kaya informasi terkait kesehatan di Indonesia dan dinantikan para pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Penguatan kompetensi lewat kasus riil

Anik menekankan pentingnya pengalaman mahasiswa berhadapan dengan kasus nyata untuk membangun kompetensi yang utuh. Menurutnya, statistisi dan data scientist tidak cukup hanya memahami konsep dan teori, tetapi juga perlu terampil memecahkan masalah serta memberikan solusi berbasis hasil analisis data.