BERITA TERKINI
Mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Finture, Aplikasi AI untuk Pencatatan Keuangan UMKM

Mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Finture, Aplikasi AI untuk Pencatatan Keuangan UMKM

Jakarta—Tim mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengembangkan Finture (Finance Future Capture), aplikasi sistem pencatatan keuangan pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan untuk membantu individu dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengelola keuangan secara lebih terstruktur.

Finture dikembangkan oleh Fenny Ayu Lestari, Rakha Dwi Ramadhan, Ismail Pamudji, dan Ridho Robbi. Aplikasi ini dirancang untuk menjawab sejumlah kendala yang kerap dihadapi pengguna, terutama UMKM, seperti kesulitan mencatat keuangan secara konsisten, pencatatan manual yang rawan kesalahan, serta rendahnya literasi finansial yang berdampak pada sulitnya mengontrol pengeluaran dan menabung.

Fitur pencatatan hingga rekomendasi berbasis AI

Melalui Finture, pengguna dapat melakukan pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan tabungan. Aplikasi ini juga menyediakan rekap laporan keuangan otomatis, analitik visual berupa grafik, serta insight dan rekomendasi pengelolaan keuangan berbasis AI secara real-time. Seluruh fitur dikemas dalam antarmuka yang dibuat sederhana agar tetap mudah digunakan, termasuk bagi pengguna non-teknis.

NIC dorong pengembangan hingga komersialisasi

Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha, mengapresiasi inovasi tersebut dan menilai Finture relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya untuk pengelolaan keuangan pribadi dan UMKM.

Menurutnya, dengan pendekatan berbasis AI dan visualisasi data yang mudah dipahami, aplikasi ini tidak hanya membantu pencatatan, tetapi juga dapat mendidik pengguna agar lebih bijak secara finansial. Ia menyebut NIC akan terus mendorong karya serupa agar berkembang hingga tahap komersialisasi dan dapat dimanfaatkan lebih luas.

Fitra juga menjelaskan, NIC berperan sebagai inkubator inovasi mahasiswa, mulai dari tahap ide, pengembangan produk, penguatan model bisnis, hingga persiapan hilirisasi ke industri.

Target pengguna dan skema freemium

Dari sisi pasar, Finture disebut menyasar pelaku UMKM dan pengguna layanan keuangan digital di Indonesia seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

Finture dikembangkan dengan model bisnis freemium. Fitur dasar dapat digunakan secara gratis, sementara fitur analitik lanjutan tersedia melalui skema berlangganan.

  • Pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan tabungan
  • Rekap laporan keuangan otomatis
  • Analitik visual berupa grafik keuangan
  • Insight dan rekomendasi pengelolaan keuangan berbasis AI secara real-time

Melalui pengembangan aplikasi ini, UNM melalui NIC menegaskan dukungannya terhadap inovasi teknologi aplikatif yang ditujukan untuk kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.