Jakarta — Sejumlah pekerja merasa pendapatan bulanannya sudah memadai, tetapi uang kerap habis sebelum akhir bulan tanpa jelas ke mana pengeluarannya. Salah satu cara untuk mulai merapikan keuangan adalah memanfaatkan aplikasi yang sudah digunakan sehari-hari, termasuk dompet digital yang mencatat transaksi secara otomatis.
GoPay saat ini melayani lebih dari 26 juta pengguna aktif dan memproses lebih dari 600 juta transaksi per bulan di Indonesia. Dengan volume transaksi tersebut, jejak pengeluaran harian banyak pengguna pada dasarnya sudah terekam di dalam platform dan dapat dimanfaatkan untuk membantu pengelolaan keuangan.
Dalam ekosistemnya, GoPay mencakup berbagai fitur seperti pembayaran dengan QRIS, pencatatan pengeluaran otomatis, pembayaran tagihan, tabungan terintegrasi, opsi bayar nanti, hingga pembelian pulsa dan gim. Meski begitu, tidak semua pengguna memanfaatkan fitur-fitur tersebut secara optimal untuk mengatur pengeluaran bulanan.
Berikut lima langkah praktis yang dapat digunakan untuk membantu memantau dan mengendalikan pengeluaran melalui fitur-fitur di GoPay.
1. Memantau pengeluaran lewat Laporan Pengeluaran
GoPay menyediakan fitur Laporan Pengeluaran yang merekap transaksi secara otomatis tanpa input manual. Pengguna dapat mengaksesnya dengan membuka aplikasi GoPay lalu mengetuk nominal saldo yang terpakai di bagian atas halaman utama. Laporan akan terbuka dan tersinkronisasi secara real-time, dapat diakses kapan saja, dan tersedia gratis.
2. Membayar tagihan rutin melalui GoTagihan agar tercatat rapi
Fitur GoTagihan memungkinkan pembayaran berbagai tagihan bulanan, seperti PLN Pascabayar, PDAM, BPJS Kesehatan, Indihome, dan layanan lainnya langsung dari aplikasi. Seluruh transaksi akan tercatat otomatis dalam laporan pengeluaran bulanan. GoTagihan juga menawarkan promo cashback, termasuk untuk pengguna baru pada pembayaran PLN dan beberapa layanan lain dengan batas maksimal tertentu.
3. Memisahkan dana harian dan simpanan dengan GoPay Tabungan by Jago
Kebiasaan memisahkan uang untuk kebutuhan harian dan dana simpanan dapat membantu mencegah tabungan terpakai untuk pengeluaran impulsif. Melalui GoPay Tabungan by Jago, pengguna dapat memisahkan dana harian dan simpanan di dalam aplikasi tanpa perlu rekening bank lain. Pengguna cukup melakukan upgrade saldo GoPay melalui aplikasi GoPay atau Gojek dan melakukan verifikasi identitas.
4. Mengonsolidasikan pengeluaran lewat GoPay Later
GoPay Later memungkinkan pengguna bertransaksi terlebih dahulu dan membayar di akhir bulan atau mencicil hingga 12 bulan. Fitur ini dapat membantu memantau pengeluaran karena transaksi terkonsolidasi dalam satu tagihan bulanan, dengan catatan pembayaran dilakukan tepat waktu. Limit awal GoPay Later disebut mulai dari Rp100.000 hingga Rp30.000.000, dengan biaya layanan sekitar 2% per transaksi dan tanpa biaya langganan bulanan.
5. Membeli pulsa dan paket data lewat GoPay
Pembelian pulsa dan paket data melalui GoPay dapat membantu pengeluaran lebih mudah dilacak karena otomatis tercatat dalam laporan pengeluaran bulanan. Fitur ini tersedia di halaman utama aplikasi GoPay pada kategori “Bayar & Isi”.
Dengan memanfaatkan laporan pengeluaran otomatis, pembayaran tagihan yang tercatat, pemisahan dana melalui tabungan terintegrasi, konsolidasi tagihan lewat fitur bayar nanti, serta pembelian pulsa dan data dari satu aplikasi, pengguna dapat menyusun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terukur. Langkah kecil yang dilakukan konsisten dari bulan ke bulan dapat membantu pengguna memahami pola belanja dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.