Mendengarkan musik kini semakin mudah dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya. Sejumlah aplikasi streaming musik menyediakan layanan gratis yang dapat digunakan langsung, meski dengan sejumlah batasan seperti iklan, mode putar tertentu, atau fitur yang terkunci di versi berbayar.
Di tengah banyaknya pilihan di Play Store dan App Store, kualitas layanan tiap aplikasi tidak selalu sama. Ada platform dengan koleksi lagu lebih terbatas, ada yang menampilkan iklan terlalu sering, dan ada pula yang membatasi fitur utama di balik langganan.
Berikut lima aplikasi musik gratis yang dapat menjadi pilihan, dirangkum berdasarkan koleksi konten, kemudahan penggunaan, serta fitur yang tersedia pada versi gratisnya.
1. Spotify
Spotify kerap menjadi salah satu nama pertama yang muncul ketika membahas aplikasi musik gratis. Platform ini disebut memiliki koleksi lebih dari 100 juta lagu dari berbagai negara. Pada versi gratis, pengguna tetap bisa mendengarkan musik lintas genre, mengikuti playlist kurasi, serta mengeksplor podcast tanpa biaya.
Namun, versi gratis Spotify menyertakan iklan audio maupun visual yang muncul di sela pemutaran lagu. Selain itu, pemutaran di playlist menerapkan mode shuffle. Meski begitu, untuk penggunaan sehari-hari, fitur gratisnya dinilai cukup memadai.
2. YouTube Music
YouTube Music menjadi opsi yang relevan bagi pengguna yang sudah terbiasa memakai YouTube. Layanan musik dari Google ini menggabungkan katalog lagu resmi dengan konten dari YouTube, sehingga pengguna dapat menemukan versi live performance, cover, hingga remix yang tidak selalu tersedia di platform lain.
Dalam versi gratis, pengguna dapat melakukan streaming dengan iklan, menelusuri lagu berdasarkan mood atau genre, serta mendapatkan rekomendasi yang makin personal seiring pemakaian. Salah satu fitur yang disorot adalah mode “Song” yang memisahkan tampilan video dari audio, sehingga pengguna tetap bisa mendengarkan musik sambil menggunakan aplikasi lain.
3. JOOX
JOOX dikenal populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Salah satu keunggulannya adalah koleksi lagu lokal yang disebut cukup lengkap, mulai dari pop Indonesia, dangdut, hingga K-Pop dan lagu-lagu Asia lainnya.
Di versi gratis, JOOX menawarkan streaming dengan kualitas yang dianggap memadai, playlist kurasi berdasarkan mood dan aktivitas, serta fitur karaoke yang dapat digunakan tanpa perlu upgrade. Fitur karaoke menjadi pembeda utama karena dilengkapi lirik berjalan secara real-time.
4. SoundCloud
SoundCloud memiliki karakter berbeda dibanding platform streaming arus utama karena menjadi ruang bagi musisi independen dan kreator audio. Aplikasi ini cocok untuk pendengar yang ingin mengeksplor artis yang belum populer atau genre yang lebih niche.
Melalui versi gratis, pengguna dapat mendengarkan ratusan juta track, mengikuti artis favorit, memberikan komentar pada bagian tertentu dari lagu, serta membuat playlist sendiri. SoundCloud kerap dipilih oleh pendengar yang ingin menemukan musik di luar daftar mainstream.
5. Audiomack
Audiomack disebut belum sepopuler Spotify atau YouTube Music di Indonesia, tetapi menawarkan fitur gratis yang relatif longgar. Platform ini memungkinkan pengguna mendengarkan dan mengunduh lagu secara gratis untuk didengarkan offline tanpa harus berlangganan lebih dulu.
Audiomack dikenal kuat pada genre hip hop, R&B, Afrobeats, serta musik urban. Selain itu, platform ini juga menjadi kanal bagi banyak artis independen untuk mendistribusikan karya mereka secara langsung.
Kelima aplikasi tersebut menawarkan pendekatan berbeda, sehingga pilihan dapat disesuaikan dengan preferensi genre, kebiasaan mendengarkan, dan kebutuhan fitur. Sebagian layanan menyediakan opsi peningkatan ke versi premium untuk pengalaman tanpa iklan dan akses fitur tambahan.