BERITA TERKINI
Lima Aplikasi iPhone yang Kerap Membuat Performa Melambat dan Baterai Cepat Habis

Lima Aplikasi iPhone yang Kerap Membuat Performa Melambat dan Baterai Cepat Habis

iPhone dikenal memiliki manajemen sumber daya yang baik. Namun, ketika perangkat terasa melambat atau baterai lebih cepat terkuras, penyebabnya tidak selalu baterai yang menua atau perangkat keras yang ketinggalan. Dalam sejumlah kasus, aplikasi yang terpasang justru menjadi pemicu utama karena aktivitas latar belakang, penggunaan GPS, hingga penumpukan data.

Berikut lima aplikasi yang disebut paling banyak memakai sumber daya iPhone, beserta langkah sederhana yang dapat dilakukan pengguna untuk menguranginya.

1. Facebook
Aplikasi milik Meta ini kerap dianggap boros sumber daya karena terus memperbarui data di latar belakang, mengirim notifikasi, serta melakukan pra-pemuatan konten. Bahkan saat tidak dibuka, Facebook dapat tetap berjalan untuk memastikan konten siap dimuat ketika pengguna kembali mengaksesnya. Kondisi ini dapat membebani baterai dan pemrosesan, terutama pada model iPhone yang lebih lama.

Langkah yang disarankan antara lain menghapus dan memasang ulang aplikasi secara berkala untuk membersihkan cache. Pengguna juga dapat mematikan fitur Penyegaran Aplikasi Latar Belakang serta membatasi akses lokasi hanya pada opsi Saat Digunakan melalui menu Pengaturan.

2. Waze dan aplikasi navigasi
Aplikasi navigasi seperti Waze dan Google Maps termasuk yang paling intensif menggunakan sumber daya karena harus menjaga koneksi GPS, mengunduh data peta secara real-time, dan memproses tampilan grafis. Ketika sinyal seluler lemah, perangkat berpotensi bekerja lebih keras untuk mempertahankan koneksi dan membuat ponsel lebih cepat panas.

Untuk mengurangi beban, izin lokasi dapat diubah menjadi Saat menggunakan aplikasi. Pengguna juga disarankan menutup aplikasi sepenuhnya setelah sampai tujuan agar pelacakan lokasi tidak terus berjalan di latar belakang.

3. WhatsApp
Pada WhatsApp, persoalan utama bukan pada beban prosesor, melainkan pada penggunaan memori. Apple merekomendasikan setidaknya tersedia 1 GB ruang kosong agar aplikasi berjalan lancar. Penumpukan gambar, video, dan GIF dalam percakapan dapat memenuhi penyimpanan tanpa disadari dan berujung pada penurunan performa.

Pengguna dapat membuka Pengaturan WhatsApp > Penyimpanan dan Data > Kelola Penyimpanan untuk menghapus file berukuran besar (misalnya di atas 5 MB) atau video yang terlalu sering diteruskan, sehingga ruang sistem kembali lega.

4. TikTok
TikTok disebut sangat menuntut kinerja CPU dan GPU karena pemutaran video yang berlangsung terus-menerus. Aktivitas menggulir tanpa henti membuat perangkat memproses gambar dan audio secara intensif. Selain itu, mekanisme pra-pemuatan video juga dapat memicu ponsel menjadi lebih panas dan kurang responsif.

Selain mematikan Penyegaran Aplikasi Latar Belakang, pengguna dapat memanfaatkan fitur Waktu Layar untuk membatasi durasi penggunaan agar perangkat mendapat waktu jeda.

5. Aplikasi email
Berbagai aplikasi email kerap melakukan sinkronisasi kotak masuk meski tidak ada pesan baru. Notifikasi push dan pemuatan lampiran di awal dapat membuat aplikasi mengonsumsi daya secara konsisten, meski dalam porsi kecil namun berkelanjutan.

Salah satu langkah yang disarankan adalah menggabungkan akun email ke dalam satu aplikasi saja, seperti Apple Mail atau Gmail. Pengaturan pengambilan data juga dapat diubah menjadi manual atau interval sinkronisasi diperpanjang untuk menghemat baterai.

Catatan akhir
Aplikasi hanya salah satu faktor yang memengaruhi performa iPhone. Pengguna juga disarankan memperhatikan kesehatan baterai. Selain itu, kebiasaan menutup aplikasi terlalu sering tidak selalu membantu, karena membuka ulang aplikasi dari awal dapat memerlukan sumber daya lebih besar dibanding membiarkan iOS mengelolanya secara otomatis.