BERITA TERKINI
Lima Alasan Riset Penting bagi Praktisi Public Relations

Lima Alasan Riset Penting bagi Praktisi Public Relations

Riset menjadi bagian penting yang perlu dilakukan praktisi public relations (PR) dalam menyusun strategi dan program komunikasi. Riset dinilai membantu PR merancang program yang lebih komprehensif sekaligus mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Ketua BPP PERHUMAS periode 2017–2020 Agung Laksamana menekankan bahwa PR perlu melakukan riset agar dapat membuat program komunikasi yang menyeluruh dan pada akhirnya berkontribusi terhadap tujuan organisasi. Senada, Head of Program and Communications Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF) Fardila Astari menyampaikan bahwa riset memudahkan PR menyusun program komunikasi yang tepat sasaran.

Lima alasan riset penting bagi PR

Berikut lima alasan pentingnya riset bagi PR:

  • Data menjadi dasar pengambilan keputusan
    Data digunakan untuk menetapkan program komunikasi yang lebih tepat dan relevan. Untuk memperoleh data, riset dapat dilakukan melalui focus group discussion (FGD), wawancara, observasi, survei, hingga jejak pendapat (polling).
  • Menjadi fondasi strategi komunikasi
    Riset diposisikan sebagai langkah awal aktivitas PR. Melalui riset, PR dapat memahami tujuan organisasi, sehingga perencanaan program komunikasi menjadi lebih terarah.
  • Menjadi landasan evaluasi program
    Riset juga dibutuhkan untuk mengevaluasi program komunikasi. Melalui riset, PR dapat menilai keberhasilan atau kegagalan program sebagai bahan perbaikan pada kegiatan berikutnya.
  • Membantu membaca perkembangan tren
    Dinamika bidang PR menuntut praktisi untuk terus mengikuti perubahan. Riset diperlukan agar PR mengetahui tren yang berkembang di tengah publik.
  • Memantau kompetitor
    Selain untuk perencanaan strategi, riset dapat digunakan untuk memantau aktivitas kompetitor. Dengan pemantauan tersebut, organisasi diharapkan mampu menjaga daya saing.

Kelima poin tersebut menunjukkan bahwa riset berperan penting dalam mendukung keberhasilan program komunikasi, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.