BERITA TERKINI
LG Soroti Edukasi Konsumen dan Inovasi AI sebagai Tantangan Utama Smart Home di Indonesia

LG Soroti Edukasi Konsumen dan Inovasi AI sebagai Tantangan Utama Smart Home di Indonesia

LG Electronics menilai tantangan utama pengembangan pasar perangkat rumah tangga pintar (smart home) di Indonesia bukan terletak pada ketersediaan produk, melainkan pada pemahaman konsumen terhadap teknologi tersebut. Karena itu, perusahaan menekankan pentingnya edukasi agar masyarakat mengetahui cara kerja perangkat smart home dan manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari.

Pernyataan itu disampaikan Seungtaek Ryu, Emerging Product Sales Team Leader LG Electronics, dalam ajang LG InnoFest 2026 APAC yang digelar di Busan, Korea Selatan. Menurutnya, peningkatan kesadaran menjadi faktor kunci untuk mendorong adopsi perangkat rumah tangga pintar. “Pada dasarnya, ini soal kesadaran. Kami berinvestasi untuk membuat orang tahu bagaimana produk ini bekerja,” ujarnya.

LG juga menilai pengalaman langsung memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Seungtaek menyebut respons pengguna yang telah mencoba produk LG cenderung positif. “Orang yang sudah menggunakan produk LG pasti merasa senang atau sangat senang. Responnya sangat positif, hanya saja pasar memang butuh waktu,” katanya.

Di tengah persaingan industri, LG menegaskan inovasi teknologi menjadi fokus utama, khususnya pengembangan kecerdasan buatan (AI). Seungtaek mengatakan perusahaan mengembangkan teknologi pintar berbasis AI tidak hanya pada robot vacuum cleaner, tetapi juga pada produk lainnya. “Prioritasnya adalah teknologi. Itulah sebabnya kami mengembangkan teknologi pintar AI, bukan hanya pada robot vacuum cleaner, tapi juga produk lainnya,” jelasnya.

LG menambahkan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak berdiri sendiri, melainkan menggabungkan desain, performa, dan kecerdasan teknologi dalam satu ekosistem produk rumah tangga.

Dari sisi strategi pasar, LG kini mulai menerapkan pendekatan harga yang lebih variatif untuk menjangkau pasar berkembang seperti Indonesia. Lea Lee, Global PR Leader LG Electronics, mengatakan perusahaan yang sebelumnya lebih dikenal menawarkan produk premium kini menghadirkan pilihan yang lebih sederhana dengan rentang harga yang lebih luas. “Kami dulu hanya menawarkan produk premium. Sekarang kami menghadirkan produk yang lebih sederhana dengan harga yang lebih luas,” ujarnya.

Meski memperluas segmen, LG menegaskan standar kualitas tetap dipertahankan. “Tidak ada kompromi. Hanya harga yang disesuaikan,” kata Lea.

Melalui kombinasi edukasi konsumen, inovasi berbasis AI, serta strategi harga yang lebih fleksibel, LG optimistis adopsi teknologi rumah tangga pintar di Indonesia akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.