BERITA TERKINI
Lexar Perkenalkan AI Storage Core untuk Menjawab Tantangan Penyimpanan Data Berbasis AI

Lexar Perkenalkan AI Storage Core untuk Menjawab Tantangan Penyimpanan Data Berbasis AI

JAKARTA — Dalam rangka merayakan 30 tahun inovasi, Lexar memperkenalkan teknologi penyimpanan data berbasis AI bernama AI Storage Core. Inisiatif ini menjadi bagian dari fokus perusahaan untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan yang didorong oleh alur kerja berbasis AI, mobilitas, dan data real-time pada 2026.

Lexar menilai perkembangan komputasi AI yang cepat—mulai dari cloud hingga edge—membawa tantangan penyimpanan yang semakin kompleks, terutama untuk perangkat seperti AI PC, kendaraan cerdas, dan sistem robotika.

Menurut Lexar, tantangan tersebut mencakup kebutuhan memproses beragam jenis data dengan cepat, mendukung aktivitas baca dan tulis yang intensif, menjaga keandalan di berbagai kondisi lingkungan, serta memudahkan pemindahan sistem dan data antarperangkat.

Di tengah perubahan ini, metode penyimpanan tradisional dinilai tidak lagi memadai untuk mengikuti perkembangan endpoint berbasis AI. Akibatnya, bandwidth dan responsivitas penyimpanan menjadi hambatan yang signifikan.

Lexar kemudian memperkenalkan AI Storage Core sebagai respons atas kebutuhan tersebut. Fondasi teknologi ini dibangun di atas tiga pilar utama, yakni performa, keandalan, dan fleksibilitas. Lexar menyebut langkah ini sebagai penanda dimulainya era penyimpanan AI tingkat konsumen.

AI Storage Core diklaim menawarkan kecepatan baca/tulis berurutan yang tinggi untuk mempercepat pemrosesan data berskala AI. Selain itu, Lexar mengembangkan optimalisasi I/O blok kecil berukuran 512B serta kolaborasi dengan sistem host pada lapisan SLC Boost dan Read Cache.

Pengembangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemuatan LLM, alur kerja pembuatan gambar generatif, serta berbagai tugas AI real-time lainnya.