Perkembangan kecerdasan buatan (AI) semakin memengaruhi dunia kerja, terutama pada profesi yang berkaitan erat dengan tugas digital dan mudah diotomatisasi. Sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan manusia kini dapat diselesaikan mesin dengan lebih cepat, mulai dari menulis kode, mengolah data, hingga menangani layanan pelanggan.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa beberapa profesi kian rentan tergeser seiring meluasnya penggunaan AI di berbagai sektor. Gambaran ini juga muncul dalam laporan Anthropic berjudul Labor Market Impacts of AI: A New Measure and Early Evidence.
Dalam laporan itu, sejumlah profesi disebut memiliki tingkat paparan AI yang tinggi, terutama pekerjaan yang dilakukan di depan layar, bersifat repetitif, dan relatif mudah dipelajari sistem otomatis. Berikut daftar profesi yang dinilai paling rentan terdampak AI berdasarkan laporan tersebut.
10 profesi paling rentan terdampak AI
Sepuluh profesi dengan tingkat paparan AI tertinggi umumnya didominasi tugas digital dan dikerjakan di depan layar sehingga relatif lebih mudah diotomatisasi. Daftarnya adalah:
1. Programmer
2. Customer service
3. Data entry
4. Spesialis rekam medis
5. Analis riset pasar dan pemasaran
6. Tenaga penjualan grosir dan manufaktur
7. Analis keuangan dan investasi
8. Software QA atau penguji perangkat lunak
9. Analis keamanan informasi
10. Spesialis dukungan komputer
Programmer disebut sebagai profesi dengan tingkat paparan AI tertinggi. Setelah itu, pekerjaan layanan pelanggan, entri data, hingga spesialis rekam medis juga termasuk yang paling terdampak. Profesi lain dalam daftar ini mencakup analis riset pasar, tenaga penjualan, analis keuangan, penguji perangkat lunak, analis keamanan informasi, dan spesialis dukungan komputer.
Profesi yang dinilai lebih aman dari AI
Di sisi lain, profesi yang dinilai lebih aman dari AI umumnya menuntut keterampilan fisik, interaksi langsung dengan manusia, atau kehadiran di lapangan. Dalam laporan Anthropic, sekitar 30 persen pekerja di Amerika Serikat tercatat memiliki tingkat paparan AI nol persen, yang berarti tugas mereka masih sangat sulit digantikan mesin saat ini.
Beberapa profesi yang masuk kategori tersebut antara lain:
Guru dan tenaga pendidik
Perawat dan praktisi kesehatan
Pekerja pertanian
Mekanik sepeda motor
Koki
Pencuci piring
Penjaga pantai
Bartender
Penjaga ruang ganti baju
Pengacara litigasi
Secara umum, pekerjaan-pekerjaan ini dinilai lebih aman karena memerlukan kemampuan fisik, empati, komunikasi tatap muka, serta respons situasional yang belum mudah digantikan AI.