Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali akan kembali menggelar Jambore Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2025, sebuah kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka yang berlangsung setiap lima tahun. Kegiatan yang juga disebut BALI SCOUT JAMBOREE ini dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan Margarana pada 12–15 Desember 2025.
Ketua Kwarda Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), mengatakan Jambore Daerah menjadi sarana pembinaan yang menitikberatkan pada penguatan persaudaraan demi kerukunan dan perdamaian.
Menurutnya, pelaksanaan Jambore Daerah juga merupakan respons terhadap tantangan perkembangan teknologi yang pesat, yang dinilai berpotensi memengaruhi mental dan fisik generasi muda. Ia menekankan perlunya wadah kegiatan nyata dan positif agar generasi muda dapat menghindari aktivitas negatif.
“Melihat perkembangan kegiatan generasi muda dewasa ini yang semakin mengkhawatirkan, maka sangat diperlukan suatu wadah kegiatan nyata dan positif bagi generasi muda sehingga dapat menghindarkan diri dari kegiatan-kegiatan negatif seperti terlibat narkoba, minuman keras (miras) dan lain-lain,” ujar Cok Ace.
Jambore Daerah Bali 2025 mengangkat tema “Cakap, Unggul, Riang dan Kreatif” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”. Kegiatan ini bertujuan membentuk watak Pramuka Penggalang yang berkarakter, unggul, dan terampil, sekaligus meningkatkan rasa persatuan, kesatuan, serta kebersamaan.
Selain itu, Jambore ini juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai Bela Negara dan nasionalisme, serta menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap alam dan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, setiap Kwartir Cabang di Bali berhak mengirimkan 32 orang Pramuka Penggalang yang dibagi menjadi dua regu putra dan dua regu putri. Melalui kegiatan ini, Kwarda Bali berharap dapat mewujudkan Pramuka Bali yang unggul dan siap berperan aktif dalam pembangunan serta bela negara.