Kremlin disebut mendorong penggunaan aplikasi pesan bernama MAX. Dorongan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan warga Rusia terkait potensi ancaman terhadap privasi.
Informasi yang beredar menyoroti adanya kecemasan publik mengenai keamanan data dan kerahasiaan komunikasi bila aplikasi itu semakin luas digunakan. Kekhawatiran ini mencuat seiring perhatian masyarakat terhadap bagaimana data pengguna dikelola serta sejauh mana pihak tertentu dapat mengakses percakapan.
Hingga kini, rincian mengenai bentuk dorongan yang dilakukan, kebijakan privasi aplikasi, maupun tanggapan resmi pihak terkait tidak dijelaskan dalam materi yang tersedia.