Konektivitas digital di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, dipastikan tetap terjaga selama arus balik Lebaran 2026. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat kecepatan internet di wilayah tersebut mampu mencapai hingga 30 Mbps di tengah lonjakan jumlah pemudik, Sabtu (28/3/2026).
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan, hasil pemantauan langsung di Pelabuhan Bakauheni menunjukkan performa jaringan relatif stabil. Menurutnya, kecepatan pada kisaran 30 Mbps dinilai memadai untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan aktivitas digital penumpang, baik saat arus mudik maupun arus balik.
Ia menekankan stabilitas jaringan menjadi faktor penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran. Dengan kualitas jaringan yang terjaga, potensi gangguan komunikasi di tengah kepadatan penumpang dapat diminimalkan.
Berdasarkan laporan pemudik, layanan internet selama puncak arus balik disebut berjalan cukup baik. Angga menyebut sempat terjadi penurunan kecepatan akibat lonjakan trafik, namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan segera ditangani.
“Hasil pemantauan spektrum frekuensi menunjukkan kondisi aman. Tidak ditemukan interferensi. Masyarakat juga menyampaikan jaringan relatif baik dan aman digunakan,” kata Angga.
Komdigi juga mencatat adanya fluktuasi performa pada hari-hari tertentu selama 12 hari terakhir. Meski demikian, seluruh kendala yang sempat muncul diklaim telah diselesaikan di lapangan.
Untuk mengantisipasi gangguan, pemerintah mengoperasikan kendaraan mobile monitoring jaringan yang disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan pelabuhan. Armada tersebut bekerja 24 jam dan dijadwalkan tetap siaga hingga 29 Maret 2026.
Angga menambahkan, pengawasan dilakukan di sekitar 10 kota besar. Menurutnya, frekuensi berperan besar dalam menentukan kualitas komunikasi sehingga monitoring diperlukan agar layanan tetap berjalan normal.
Stabilnya jaringan internet di titik vital seperti Pelabuhan Bakauheni dinilai penting untuk mendukung kelancaran arus balik sekaligus memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.