Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan layanan telekomunikasi dan internet selama masa mudik Lebaran 2026 berjalan lancar. Ia mengatakan kualitas jaringan nasional terjaga dengan rata-rata kecepatan unduh mencapai 95 Mbps dan kecepatan unggah 42 Mbps.
Meutya menyebut capaian di Bali berada di atas rata-rata nasional. Menurutnya, rata-rata kecepatan unduh di Bali mencapai 105 Mbps. Sementara itu, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kecepatan akses internet dilaporkan berada di atas 200 Mbps dan bahkan mencapai 250 Mbps.
Pernyataan tersebut disampaikan Meutya saat meninjau Posko Terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Selasa, 25 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada operator yang menjaga konektivitas selama periode mudik.
Selain memantau jaringan seluler, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut mengawasi keamanan frekuensi penerbangan. Meutya mengatakan interferensi frekuensi sangat minim, yakni di bawah 30 detik, dan dinilai aman meski terjadi lonjakan frekuensi penerbangan selama musim mudik.
Pengawalan terhadap frekuensi penerbangan tersebut, menurut Meutya, akan terus dilakukan hingga 29 Maret 2026. Untuk menjaga kelancaran komunikasi masyarakat, Komdigi bersama operator seluler juga menyiagakan sekitar 500 posko di berbagai wilayah Indonesia.
Meutya menambahkan, posko-posko tersebut dinilai efektif dalam menangani dinamika di lapangan, termasuk saat terjadi kepadatan trafik pada 19 Maret 2026 bertepatan dengan momen Pengerupukan yang berdekatan dengan libur Lebaran.