BERITA TERKINI
Koding Data Apresiasi Prestasi Mahasiswa Sains Data UNM di PeDaS 2025, Tawarkan Program Mentor Incubator

Koding Data Apresiasi Prestasi Mahasiswa Sains Data UNM di PeDaS 2025, Tawarkan Program Mentor Incubator

Tim mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) mendapat apresiasi dari Koding Data usai mencatat prestasi dalam ajang Pekan Data Nasional (PeDaS) 2025. Koding Data, perusahaan EduTech dan Software Solutions, menyampaikan penghargaan atas capaian mahasiswa UNM di kompetisi data tingkat nasional tersebut.

Dalam kompetisi itu, Desi Masdin Dama meraih Juara I PeDaS 2025. Sementara Kanaya Salsabila dan Ihsan Aulia Rahman meraih medali perak pada babak penyisihan.

CEO Koding Data, Muhamad Ali, menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan mahasiswa Sains Data UNM. Menurutnya, prestasi tersebut mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan di lingkungan kampus.

“Melihat potensi dan pencapaian luar biasa ini, kami merasa terpanggil untuk memberikan kesempatan eksklusif bagi mereka,” ujar Ali dalam keterangan resminya, Rabu (15/10/2025).

Sebagai bentuk dukungan, Koding Data menawarkan Program Mentor Incubator bagi mahasiswa berprestasi UNM. Program ini dirancang untuk membantu peserta memaksimalkan potensi dan mempercepat persiapan menuju karier profesional di bidang data science.

Dalam program tersebut, peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama 1–2 bulan melalui pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan bahasa Inggris. Setelah menyelesaikan program, peserta berkesempatan menjadi mentor di Koding Data, dengan fleksibilitas untuk tetap mengejar rencana karier masing-masing.

“Kami ingin inisiatif ini menjadi wadah percepatan karier yang bernilai bagi mahasiswa UNM. Mereka sudah membuktikan diri di ajang nasional, dan kini saatnya kami membantu mereka berkembang ke level profesional,” kata Ali.

Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menunjukkan mahasiswa UNM tidak hanya diakui di ranah akademik, tetapi juga mulai mendapat perhatian dari komunitas profesional di industri teknologi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Koding Data yang memberikan ruang bagi mahasiswa kami untuk terus berkembang. Program ini menunjukkan bahwa talenta Sains Data UNM memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global,” ujar Tati.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat membantu mahasiswa memperluas wawasan, mengasah kemampuan, serta mempersiapkan diri menjadi profesional yang berdaya saing tinggi.

UNM, yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, juga menyebut terus memperkuat komitmennya membekali mahasiswa dengan pengalaman dunia nyata melalui program Internship Experience Program (IEP) 3+1, yakni tiga tahun pembelajaran akademik dan satu tahun magang industri.