Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Hasnawi Haris, membuka kegiatan sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Keanggotaan (SIK), Aplikasi Sistem Informasi Keuangan (ASIK), serta pelatihan jurnalistik Majalah Suara PGRI di Makassar, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia, Hendriati Sabir, melaporkan kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan total 60 peserta.
Dalam sambutannya, Prof. Hasnawi menekankan komitmen organisasi untuk bergerak cepat dalam pemanfaatan teknologi. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai agenda paralel yang menjadi bagian dari komitmen PGRI, sekaligus mendorong penyusunan standar operasional prosedur (SOP) agar pengelolaan dapat dilakukan secara mandiri.
Ia juga menyinggung persoalan keterlambatan pengelolaan data anggota. Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi pada organisasi sebesar PGRI. Prof. Hasnawi menilai salah satu tantangan yang dihadapi adalah rendahnya minat anggota membayar iuran karena belum melihat manfaat yang dirasakan secara langsung.
“PGRI adalah organisasi perjuangan, ketenagakerjaan, dan profesi yang harus terdepan. Kehadiran kita untuk perjuangkan nasib guru,” tegasnya.
Prof. Hasnawi menyampaikan bahwa setelah peluncuran SIK dan ASIK, jumlah anggota PGRI disebut mengalami peningkatan yang signifikan.
Selain membahas dua aplikasi tersebut, sosialisasi juga menyoroti Majalah Suara PGRI yang disebut sebagai aset bersama. Prof. Hasnawi mendorong upaya peningkatan sirkulasi, kualitas informasi, dan mutu majalah. Ia menyebut pelatihan jurnalistik ditujukan untuk mendukung perangkat organisasi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan kesiapan Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah Konferensi Kerja Nasional PGRI 2027 apabila program-program yang dijalankan berjalan sukses.
Prof. Hasnawi turut menyinggung agenda Porsenijar Sulsel 2026 yang direncanakan berlangsung di Sidrap. Ia menyebut pada pelaksanaan Porseni di Soppeng jumlah peserta mencapai 60 ribu, dan untuk Porsenijar di Sidrap ditargetkan lebih dari 60 ribu peserta. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).
Sementara itu, Hendriati Sabir menjelaskan SIK digunakan untuk pengelolaan data anggota dan ASIK untuk pengelolaan keuangan. Ia menyebut pemateri utama kegiatan ini adalah Wakil Sekjen PB PGRI, Wijaya, S.Pd., M.Pd., yang akan memandu sesi teknis.