Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Program SIAP (Sinergi, Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan) Akselerasi Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi pada 8–10 Desember 2025 di Kota Bandung. Program ini ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan usaha rintisan digital, dengan penekanan pada kesiapan peserta memasuki tahap akselerasi dan proses bertemu pendana.
Penyelenggaraan di Bandung merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan di Aceh dan Bandung. Pada tahap lanjutan ini, pendalaman materi difokuskan agar peserta lebih siap menghadapi kebutuhan akselerasi, termasuk persiapan memasuki ekosistem pembiayaan.
Dalam program tersebut, sebanyak 120 peserta terpilih setelah melalui proses kurasi dari lebih dari 1.000 pendaftar yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta mewakili sejumlah subsektor Jasa TIK, mulai dari Software as a Service (SaaS), teknologi edukasi (EdTech), kecerdasan buatan dan analisis data, e-commerce, keamanan siber, Internet of Things (IoT), hingga software development dan training development.
Keberagaman subsektor itu dinilai mencerminkan semakin kuatnya peran teknologi informasi sebagai kebutuhan mendasar bagi pelaku industri kreatif yang ingin memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kemenparekraf, Dr. H. Abdul Malik, SP., M.AP., M.H, mengatakan orientasi Program SIAP tahun ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Menurutnya, program ini tidak hanya menargetkan penguatan pengembangan produk, tetapi juga mempersiapkan peserta untuk masuk ke ekosistem pembiayaan yang lebih maju.
“Kami ingin memastikan bahwa para peserta tidak hanya mampu mengembangkan produk, tetapi juga siap memasuki ekosistem pembiayaan yang lebih maju. Mereka disiapkan untuk bertemu investor, modal ventura, dan lembaga pembiayaan yang menilai usaha dari aspek pertumbuhan, valuasi, serta kesiapan go to market,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti pembekalan melalui kurikulum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tahap akselerasi. Materi yang diberikan meliputi penguatan business model dan revenue stream, pendalaman product development dan product market fit, analisis SWOT untuk pemetaan strategi, penyusunan pitch deck tingkat investor, strategi negosiasi dan penyusunan valuasi, serta sesi diskusi langsung dengan pemodal profesional.