Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah peninjauan langsung ke sekolah, seperti kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai ke SMKN 6 Malang.
Dalam kunjungan tersebut, Aries berinteraksi dengan siswa di dalam kelas. Ia meninjau proses pembelajaran sekaligus memberikan motivasi agar siswa lebih fokus pada kegiatan akademik, terutama dalam meningkatkan minat baca.
Aries menilai penggunaan gadget yang tinggi di kalangan pelajar menjadi salah satu tantangan utama karena dapat mengganggu konsentrasi belajar. Karena itu, ia mendorong adanya pembatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah sebagai upaya mengurangi distraksi.
“Pembatasan penggunaan gadget menjadi langkah strategis untuk mengurangi distraksi, sehingga siswa dapat lebih fokus pada aktivitas membaca dan pembelajaran,” ujarnya, Rabu (15/04).
Selain pembatasan gadget, Aries juga menekankan peran guru dalam membangun ekosistem literasi di sekolah. Ia berharap kolaborasi antara pihak sekolah dan kebijakan yang tepat dapat membantu meningkatkan angka literasi di Jawa Timur.
Para siswa terlihat antusias mengikuti arahan dan berdialog langsung dengan Kepala Dinas. Kunjungan ini diharapkan dapat memicu semangat sekolah-sekolah lain untuk memperkuat budaya literasi dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan optimistis langkah tersebut dapat mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat di tengah era digital.