KARAWANG — PT Jasa Marga menyediakan akses kamera pengawas (CCTV) di ruas tol Jasa Marga Group serta fitur pencarian rute (route finder) bagi pemudik melalui aplikasi Travoy (Traffict Traveling). Fasilitas ini ditujukan untuk membantu pengguna jalan memantau kondisi lalu lintas dan merencanakan perjalanan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan aplikasi tersebut memungkinkan pengguna memantau kondisi tol secara real time. Menurutnya, fitur CCTV dapat membantu pengguna jalan memperkirakan waktu tempuh.
“Terutama membantu pengguna jalan untuk menghitung waktu tempuhnya. Jadi kalau tadi CCTV sudah bisa dilihat karena setiap 500 meter kami punya CCTV di ruas tol Jasa Marga Group,” kata Ria kepada pers di dekat Gerbang Tol Cikampek Utama, Minggu.
Selain akses CCTV, Travoy juga menghadirkan fitur baru “route finder” atau pencari rute. Fitur ini memungkinkan pemudik mencari rute tercepat di ruas tol menuju tujuan, sekaligus menampilkan perkiraan tarif yang perlu dibayar.
“‘Route finder’ itu salah satu fitur yang memang dirilis saat ini, yang bisa digunakan pengguna jalan untuk dapat memperkirakan gerbang tol mana saja yang akan dilalui, berapa tarif yang akan dikeluarkan sehingga memberikan informasi secara utuh kepada pengguna jalan,” ujar Ria.
Sebelumnya, Jasa Marga juga mengimbau pemudik yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek untuk menghindari jam-jam favorit keberangkatan. Ria menyebut waktu favorit pengguna jalan saat arus mudik biasanya pada pukul 06.00 hingga 16.00.
“Biasanya untuk arus mudik itu orang pengguna jalan waktu favoritnya adalah di pagi hari, jam 6 sampai dengan jam 4 sore. Jadi kami memang melakukan imbauan terus-menerus supaya memilih waktu tempuh hindari waktu-waktu favorit,” ujarnya.
Terkait kondisi lalu lintas, Ria menyampaikan bahwa sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, Gerbang Tol Cikampek Utama telah dilintasi 168 ribu kendaraan. Ia menyebut angka tersebut cukup tinggi dibandingkan tahun lalu.
Untuk hari yang sama, hingga selesai sif satu pukul 04.30–12.30 WIB, tercatat 23 ribu kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama. “Itu sudah 100 persen lebih di atas normal,” kata Ria.