Pemerintah Arab Saudi memperluas layanan digital bagi jamaah haji melalui aplikasi nasional “super app” Tawakkalna. Kini, peserta Program Makkah Route dapat mengakses dan menampilkan izin haji secara elektronik bahkan sebelum berangkat dari negara asal.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi mempercepat dan mempermudah perjalanan ibadah haji lewat platform digital terintegrasi yang dikembangkan oleh Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA). Melalui ekosistem tersebut, berbagai instansi pemerintah dihubungkan dalam satu sistem teknis terpadu untuk mendukung Program Makkah Route.
SDAIA, berdasarkan laporan Saudi Press Agency (SPA), mengembangkan sekaligus mengoperasikan sistem yang dirancang untuk mempercepat proses layanan serta meningkatkan verifikasi data pribadi dan biometrik jamaah haji. Dengan integrasi tersebut, jamaah dapat melihat izin haji dan dokumen perjalanan terkait secara elektronik sejak tahap awal perjalanan.
Arab Saudi menilai akses dokumen sejak sebelum keberangkatan dapat membuat proses perjalanan lebih lancar, mulai dari keberangkatan hingga kedatangan di akomodasi di Makkah. Program Makkah Route yang diluncurkan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memungkinkan jamaah dari sejumlah negara menyelesaikan proses imigrasi, bea cukai, dan pemeriksaan kesehatan di bandara negara asal sebelum terbang ke Arab Saudi.
Di luar layanan haji, Tawakkalna disebut telah menyediakan lebih dari 1.300 layanan melalui kerja sama dengan lebih dari 350 lembaga pemerintah dan sektor swasta. Layanan tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi digital Arab Saudi dalam kerangka Saudi Vision 2030.
Aplikasi ini juga berkembang menjadi salah satu platform digital utama di Arab Saudi dengan lebih dari 35 juta pengguna dan lebih dari 1 juta pengguna aktif harian. Pemerintah Saudi menjadikan Tawakkalna sebagai gerbang digital terpadu bagi warga, penduduk, dan pengunjung, dengan mengintegrasikan layanan pemerintahan, dokumen identitas, izin, hingga fungsi perjalanan dalam satu platform yang dapat diakses secara global.
Pada tahun lalu, Tawakkalna meraih penghargaan Best Arab Smart Government App dalam ajang Arab Government Excellence Awards yang diselenggarakan Liga Arab di Kairo. Pejabat Saudi juga menegaskan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam platform tersebut terus diperluas untuk meningkatkan konektivitas antar-sistem pemerintahan dan efisiensi layanan publik.
Dalam Google Cloud Saudi Summit di Riyadh pada November 2025, eksekutif Tawakkalna menyebut aplikasi itu sebagai “super app” nasional berbasis AI yang mendukung jutaan pengguna melalui infrastruktur digital dan layanan terintegrasi. Tawakkalna kini tersedia dalam berbagai bahasa sebagai bagian dari modernisasi layanan publik Arab Saudi, termasuk untuk memudahkan jamaah internasional dalam pelaksanaan haji dan umrah.